- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Pelayanan Kesehatan Ternak Antisipasi Merebaknya PMK pada Ternak

GRABAG NEWS – Dalam rangka peningkatan kesehatan hewan dan kesejahteraan masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo mengadakan pelayanan kesehatan ternak diberbagai wilayah, salah satunya di Desa Sumberagung Kecamatan Grabag pada hari ini Selasa ( 17/5/2022). Target sasaran pelayanan kesehatan hewan adalah ternak masyarakat maupun kelompok ternak. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk pencegahan, observasi, diagnosis, pengobatan, perawatan, pemulihan kesehatan dan rehabilitasi.
Pentingnya kesehatan hewan sama artinya dengan pentingnya upaya meningkatkan kesejahteraan peternak dan perlindungan keselamatan manusia dari infeksi penyakit zoonosis. Apalagi saat ini peternak sedang dibuat khawatir dengan adanya hewan ternak disejumlah wilayah Indonesia yang sedang diserang oleh wabah yang menyebabkan penyakit yang sangat menular yaitu penyakit mulut dan kuku (PMK), terutama pada ternak sapi dan kambing.
Untuk mendukung upaya pengendalian dan penanggulangan penyebaran penyakit PMK, maka pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan cara petugas yang mendatangi ternak dari kandang satu ke kandang lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, drh. Zain Amri salah satu petugas pelayanan kesehatan ternak di Desa Sumberagung Kecamatan Grabag menyampaikan tentang kewaspadaan terhadap PMK.
“Penyakit Mulut dan Kuku atau biasa disebut dengan PMK adalah penyakit yang disebabkan oleh virus tipe A yakni Aphtaee epizootecae”, ujarnya.
Karena disebabkan oleh virus, maka penyebarannya sangat cepat. Virus ini ditularkan ke hewan melalui kontak langsung hewan yang terserang PMK, sisa makanan yang terkontaminasi hewan terserang PMK, kontak tidak langsung melalui vector hidup yang terbawa manusia dan melalui udara.
“Sedangkan ciri- ciri ternak yang terserang PMK biasanya ternak terlihat lemah, lesu, kaki pincang, air liur berlebihan, tidak mau makan dan mulut melepuh. Untuk mencegah PMK pada ternak yang masih sehat, ternak ditempatkan pada kandang yang kering, berikan pakan yang cukup untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh hewan dan pada kaki ternak diolesi larutan Cuprisulfat 5% setiap hari selama satu minggu”, tambahnya lagi.
Adapun hasil pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan di Desa Sumberagung Kecamatan Grabag yaitu telah dilakukan pelayanan terhadap 54 ekor ternak sapi dan 4 ekor ternak kambing, yang terdiri dari pemeriksaan kesehatan, pemberian multivitamin dan pemberian obat cacing yang bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan ternak. Kondisi ternak semua sehat dan tidak ditemukan penyakit yang berbahaya maupun penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah viral saat ini.






