- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PELATIHAN PEMBUATAN PESNAB MOJO DAN BROTOWALI DI KWT KLEDUNG BAROKAH DESA BRUNOSARI

PELATIHAN PEMBUATAN PESNAB
MOJO DAN BROTOWALI DI KWT KLEDUNG BAROKAH DESA BRUNOSARI
Jumat (12/01), Kelompok Wanita Tani Kledung Barokah
mengawali awal tahun dengan membuat pesnab dari buah maja, batang brotowali, daun
mimba dan daun suren bersama POPT dan PPL Wibi setempat.
Kebiasaan petani menggunakan pupuk dan pestisida kimia
secara berlebihan berdampak pada kerusakan fungsi lingkungan dan sumber daya
alam sehingga mendorong Penyuluh dan POPT untuk mengajak petani membuat pestisida
nabati dari bahan-bahan yang ada di sekitar lingkungan KWT.
Alat dan bahan yang perlukan adalah buah maja,
brotowali, daun mimba dan daun suren, air serta ember. Cara pembuatan buah maja
dikerok dan dihancurkan di dalam ember bersama air, daun mimba, daun suren dan
brotowali di tumbuk dan dicampurkan bersama larutan buah maja dan air. Setelah
itu di rendam semalaman, dan disaring kemudian dapat diaplikasikan.
“Cara penggunaannya dengan melarutkan cairan pesnab
dan air dengan perbandingan 1 : 10. Disemprotkan setiap 3 atau 7 hari sekali
pada tanaman. Pestisida nabati ini digunakan untuk ulat, penggerek batang,
wereng dan belalang.” Jelas Sugiyo, POPT Kecamatan Bruno.
“Semoga pelatihan pembuatan pestisida nabati ini dapat
bermanfaat untuk ibu-ibu petani KWT Kledung Barokah Desa Brunosari dan sebagai
langkah mengurangi penggunaan pestisida kimia.” Ujar Musti Widya, PPL
Brunosari.
Pengirim : Musti Widya PPL Brunosari






