Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di KWT Tunas Asri Silagar Cangkreplor, Purworejo

By DINPPKP 28 Nov 2025, 06:06:40 WIB Penyuluhan
Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di KWT Tunas Asri Silagar Cangkreplor, Purworejo

Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di KWT Tunas Asri Silagar Cangkreplor, Purworejo



Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025. Kegiatan berlokasi di KWT Tunas Asri Silagar, yang beralamat di Kelurahan Cangkreplor, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Tujuan utama dari pelatihan P2L ini adalah untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan anggota KWT.

 

Kegiatan berfokus pada peningkatan kapasitas anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Asri Silagar. Pelatihan ini mencakup rangkaian materi dan praktik, mulai dari teknik Pembibitan, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan pembuatan pupuk hayati PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria), hingga strategi Pengemasan produk sayuran untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual.

 

Peserta yang terlibat Fasilitator & Pendamping: Acara difasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Purworejo, diwakili oleh Ibu Wagiyanti, SP. M.Sc., dan Ibu Iklimatun. Mereka didampingi oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Purworejo, yaitu Ibu Bekti Woro H, S.P dan Ibu Nila Nur S.Peserta Utama Seluruh anggota KWT Tunas Asri Silagar.

 

Narasumber yang pertama Bapak Priyo Utomo (Materi dan Praktik Pembibitan) membuka sesi dengan materi pentingnya pembibitan yang berkualitas, dilanjutkan dengan praktik langsung teknik pembibitan yang efisien. Disusul materi kedua Ibu Wagiyanti, SP. M.Sc. (Materi OPT, PGPR, dan Praktik Pembuatan PGPR). memberikan materi tentang identifikasi dan pengendalian OPT, serta memperkenalkan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Peserta kemudian berpartisipasi dalam praktik membuat PGPR sebagai solusi pupuk dan pengendali hayati yang ramah lingkungan. Materi ketiga Ibu Nila Nur S (Materi dan Praktik Pengemasan Sayuran). menutup pelatihan dengan materi krusial tentang Pemasaran. Beliau menekankan pentingnya kesan pertama produk dan membimbing anggota KWT dalam praktik mengemas sayuran dengan cara yang higienis, menarik, dan berstandar jual. Kegiatan dipandu dengan baik oleh Ketua KWT Tunas Asri Silagar.

 

Melalui transfer pengetahuan dan keterampilan, diharapkan anggota KWT mampu Mengelola pekarangan secara efektif dan berkelanjutan (lestari), Memproduksi benih secara mandiri dan mengendalikan hama secara organic, Mengolah dan mengemas hasil panen dengan menarik sehingga dapat menembus pasar lokal dan memiliki nilai jual yang tinggi..





Berita Purworejo

Counter Pengunjung