Pelatihan Operasional dan Perawatan Traktor Roda 4

By DINPPKP 13 Feb 2026, 13:10:24 WIB Peternakan dan Keswan
Pelatihan Operasional dan Perawatan Traktor Roda 4

Pelatihan Operasional dan Perawatan Traktor Roda 4

Bertempat Desa Kumpul Sari, Kecamatan Ngombol – Dalam rangka mendukung modernisasi pertanian dan optimalisasi bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Alat dan Mesin Pertanian yang berfokus pada unit Traktor Roda 4.

Kegiatan ini berlangsung di Desa Kumpul Sari, Kecamatan Ngombol, dengan melibatkan  Tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kelompok tani serta didampingi para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL/Wilayah Binaan) dari tiga kecamatan, yaitu BPP Kecamatan Butuh, BPP Kecamatan Kutoarjo, dan BPP Kecamatan Ngombol.

Sebagai peserta utama, hadir Kelompok Tani Wiji Makmur selaku tuan rumah, serta perwakilan dari empat kelompok tani penerima hibah yang berasal dari wilayah Kecamatan Butuh, Kutoarjo, dan Ngombol. Pelatihan ini menghadirkan pakar tekn teknis dari PT ALTRAK 1978 sebagai narasumber utama. Sesi pelatihan dibagi menjadi dua tahap: Sesi Teori: Pemaparan mendalam mengenai prosedur pengoperasian yang benar, fitur-fitur keamanan, serta teknik perawatan rutin traktor roda 4 untuk menjaga umur pakai mesin. Sesi Praktik: Simulasi langsung di lahan milik kelompok tani, di mana para peserta diajak untuk mengoperasikan unit di bawah bimbingan teknisi ahli agar mereka terbiasa dengan kendali mekanis di lapangan.

Tujuan Pelatihan

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:

Meningkatkan Kompetensi Teknis: Membekali petani dan penyuluh dengan keterampilan praktis dalam mengoperasikan teknologi traktor roda 4 secara profesional.

Optimalisasi Bantuan Hibah: Memastikan unit Alsintan yang telah dihibahkan dapat dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Kemandirian Perawatan: Mengurangi ketergantungan pada pihak luar untuk kerusakan ringan melalui pemahaman manajemen perawatan berkala.

Dengan berakhirnya sesi praktik di lapangan, diharapkan para penerima manfaat dapat segera mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mengoptimalkan hasil panen, menjaga kondisi mesin tetap prima, dan memperkuat kerja sama antar kelompok tani dalam pengelolaan Alsintan ke depannya.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung