- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
PELAKSANAAN SURVEILANS PENYAKIT HEWAN DI PURWOREJO

PELAKSANAAN SURVEILANS PENYAKIT HEWAN DI PURWOREJO
Dalam rangka identifikasi terhadap penyakit pada ternak di Kabupaten Purworejo, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengadakan surveilans penyakit hewan di Kabupaten Purworejo. Identifikasi ini dilakukan terhadap penyakit Brucellosis (keluron pada ternak), Helminthiasis (cacingan) pada ternak. Dalam identifikasi Brucellosis, kami menggunakan 250 sampel serum darah yang diambil dari 7 Kecamatan di Kabupaten Purworejo. Sedangkan pada identifikasi Helminthiasis, kami menggunakan 252 sampel feses ternak dari 9 Kecamatan di Kabupaten Purworejo.
Penyakit Brucellosis adalah penyakit pada ternak yang disebabkan oleh bakteri Brucella abortus. Sesuai dengan namanya, penyakit ini menyebabkan keguguran pada ternak. Bakteri ini bertempat pada rahim ternak, sehingga ternak tidak akan menunjukkan gejala klinis spesifik kecuali pada saat ternak itu bunting. Pengecekan ada atau tidaknya bakteri ini dapat dilakukan dengan uji menggunakan serum darah.
Helminthiasis atau yang dikenal dengan cacingan adalah suatu penyakit yang menyerang ternak yang disebabkan oleh cacing. Cacing parasite saluran pencernaan merupakan satu diantara penyebab penyakit paling penting pada ternak yang menyebabkan kerugian ekonomi berupa penurunan bobot badan dan produksi susu. Tanda-tanda klinis hewan yang mengalami helminthiasis adalah penurunan nafsu makan, rambutu terlihat kusam, turgor buruk, feses berbau tengik, dan ditemukan telur atau larva cacing pada feses saat dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Kedua penyakit ini merupakan penyakit yang penting pada ternak sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.






