Pare, Habis Pahit Penyakit Hilang

Breaking News
- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
Pare, Habis Pahit Penyakit Hilang

Pare, Habis Pahit Penyakit Hilang adalah tema Siaran Radio di Irama FM pada hari ini Rabu, 27 Mei 2020. Dibalik rasa pahitnya, pare ternyata memiliki segudang nutrisi& manfaat bagi kesehatan tubuh. Tanaman pare juga cukup mudah dibudidayakan karena tanaman ini adaptif terhadap lingkungan. Bagi Anda yang tidak memiliki lahan luas bisa menanamnya di pot/ polybag untuk konsumsi sendiri atau jika hasilnya maksimal dapat dijual sebagai tambahan penghasilan. Apalagi jika Anda bisa mengolahnya lebih lanjut menjadi keripik pare misalnya, nilai jualnya semakin tinggi yang berbanding lurus dengan keuntungannya. Selamat Mencob






