PANEN SAYURAN KANGKUNG BERSAMA KWT KLEDUNG BAROKAH

By DINPPKP 26 Feb 2024, 10:16:01 WIB Penyuluhan
PANEN SAYURAN KANGKUNG BERSAMA KWT KLEDUNG BAROKAH

PANEN SAYURAN KANGKUNG BERSAMA KWT KLEDUNG BAROKAH

 

(Brunosari, 16/02) - KWT Kledung Barokah, Jumat pagi 16 Februari 2024 mengadakan kegiatan memanen di Kebun KWT di Kledung Padukuhan Kalicurug. Hasil kebun KWT yang berasal dari lahan seluas 100m2 ini dipergunakan untuk kebutuhan gizi keluarga sisanya dijual untuk kas kelompok. KWT Mentari diketuai oleh Ibu Wulandari dan dibawah binaan PPL Musti Widya dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Bruno.

“Selain untuk kegiatan KWT dan memenuhi pasokan stok sayuran di Desa Brunosari, masih kurangnya pemanfaatan lahan pekarangan menjadi alasan utama anggota KWT Kledung Barokah menanam berbagai macam sayuran di lahan pekarangan.” Jelas, Wulan Ketua KWT.

Pemanfaatan pekarangan rumah untuk keluarga antara lain sebagai:

  1. Pemenuhan gizi keluarga : ada beberapa tanaman, ternak dan ikan yang dapat dipelihara di pekarangan dan menghasilkan makanan yang dibutuhkan keluarga.
  2. Seperti umbi-umbian sebagai sumber vitamin, sedangkan ternak dan ikan sebagai sumber protein dan lemak.
  3. Sebagai lumbung ternak : hasil dari usaha pekarangan dapat diambil sewaktu-waktu dan tidak ada musim pacekliknya.
  4. Apotik hidup : pekarangan dapat ditanami berbagai tanaman obat yang berkhasiat, jika anggota keluarga sewaktu-waktu sakit dapat ditanggulangi sementara dengan obat yang ada di pekarangan.
  5. Menambah penghasilan : pekarangan yang dikelola dengan baik, hasilnya dapat dijual sebagai sumber pendapatan keluarga karena banyak komoditas yang tidak membutuhkan lahan yang luas untuk membsudidayakannya.
  6. Menghasilkan bahan bangunan : jenis tanaman pohon seperti bambu, kelapa, nangka dan tanaman lainnya yang ditanam di pekarangan dapat dijadikan bahan bangunan dan kerajinan rumah tangga.
  7. Sebagai tempat rekreasi keluarga : pekarangan yang ditata dan dirawat secara teratur akan memberikan keindahan dan rasa tentram bagi orang yang melihatnya.

“Hasil yang didapat oleh kelompok wanita tani ini semua atas kemauan, keinginan dan tekad yang kuat dari ibu-ibu untuk maju dan berkembang. Semoga dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam mengembangkan pertanian. Dan peran Pemerintah disini untuk mendukung sarana, prasarana serta promosi penjualannya.” pungkas Musti Widya PPL Bruno.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung