- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
PANEN JAGUNG, TANAM PADI GOGO, DAN PEMBUKAAN IRIGASI KRAGILAN WARNAI PERINGATAN HARI PAHLAWAN DI DESA JRAKAH

PANEN JAGUNG, TANAM PADI GOGO, DAN PEMBUKAAN IRIGASI KRAGILAN WARNAI PERINGATAN HARI PAHLAWAN DI DESA JRAKAH
Purworejo, 10 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Desa Jrakah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, menggelar kegiatan pertanian terpadu yang menjadi simbol semangat perjuangan petani masa kini. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BUMDesma Anugrah Pratama Sejahtera Kecamatan Bayan yang berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Tiga kegiatan utama digelar sekaligus, yaitu penanaman padi gogo, panen jagung menggunakan combine corn harvester, dan pembukaan pintu air saluran irigasi Kragilan. Selain itu juga dilakukan penyerahan bantuan traktor kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap mekanisasi pertanian di tingkat desa.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo, antara lain Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf. Imam Purwoko, S.E., M.H.I., Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, PSDA Probolo, dan Forkopimcam Kecamatan Bayan. Turut hadir pula kepala desa se-Kecamatan Bayan, para kelompok tani, dan masyarakat sekitar yang turut memeriahkan acara tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menyampaikan apresiasinya atas semangat masyarakat Jrakah dalam mengembangkan sektor pertanian yang maju dan berdaya saing. “Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mendukung langkah-langkah nyata seperti ini. Ketahanan pangan adalah pondasi kemandirian bangsa. Petani adalah pahlawan masa kini yang menjaga keberlanjutan hidup kita semua,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa program panen jagung, penanaman padi gogo, dan pembukaan irigasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BUMDesma. Dengan kerja sama seperti ini, Purworejo diharapkan mampu menjadi lumbung pangan yang kuat dan mandiri. Wakil Bupati juga berharap bantuan alat mesin pertanian seperti traktor dan combine harvester dapat meningkatkan efisiensi kerja petani, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan ikut naik.
Sementara itu, Kepala Desa Jrakah Supar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani di wilayahnya. “Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Jrakah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo, Dinas Pertanian, serta PSDA Probolo yang telah membantu dan mendukung penuh kegiatan ini. Saluran irigasi Kragilan ini sudah lama tidak mengalir. Sekarang, berkat sinergi semua pihak, air sudah dapat mengalir kembali ke sawah-sawah kami,” ungkapnya. Ia menambahkan, dengan adanya air irigasi ini, petani kembali bersemangat untuk menanam. Harapannya, produktivitas meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdorong. Desa Jrakah siap mendukung penuh program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan di Desa Jrakah ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong dan kerja keras para petani yang sejalan dengan nilai perjuangan para pahlawan bangsa. Semangat pantang menyerah dan berkorban demi kemajuan bangsa kini diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata di sektor pertanian — sektor yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Mekanisasi pertanian yang diperkenalkan melalui penggunaan combine harvester dan traktor roda empat menjadi bukti bahwa pertanian modern dapat berjalan beriringan dengan kearifan lokal. Sementara itu, penanaman padi gogo menjadi langkah inovatif untuk mengoptimalkan lahan kering dan memperluas areal tanam.
Pembukaan pintu air saluran irigasi Kragilan menjadi simbol penting kembalinya harapan petani. Air yang mengalir bukan sekadar sumber kehidupan bagi tanaman, tetapi juga lambang semangat baru bagi masyarakat untuk terus berproduksi dan berdaya. Dengan kegiatan ini, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Bayan, khususnya Desa Jrakah, semakin kuat dan berdaya saing. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, sinergi antarinstansi, serta partisipasi aktif petani menjadi kunci keberhasilan menuju kemandirian dan ketahanan pangan nasional sebagaimana amanat Presiden Republik Indonesia.
Semangat Hari Pahlawan kini hidup di ladang-ladang petani — di mana perjuangan tidak lagi dengan senjata, melainkan dengan cangkul, mesin pertanian, dan tekad untuk menumbuhkan pangan bagi bangsa.
BPP Kecamatan Bayan






