- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Pakai Drone, Desa Sruwoh lakukan Gerdal hama Wereng dan Keong

Pakai Drone,
Desa Sruwoh lakukan Gerdal hama Wereng dan Keong
Desa Sruwoh terletak di kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo memiliki luas sawah sekitar 35 Ha, sebagian besar ditanami padi. Pada musim tanam II (MT II) ini gejala serangan wereng sudah mulai terlihat dan cukup membahayakan tanaman. Pemerintah Desa Sruwoh bersama dengan Petugas Pertanian setempat sepakat melakukan gerakan pengendalian secara massal. Pengendalian hama secara serentak seluas 35 Ha, cukup memakan waktu dan tenaga sehingga Pemerintah setempat berusaha memperkenalkan pengendalian hama dengan menggunakan Drone pertanian. PPL setempat juga sangat mendukung kegiatan ini selain memiliki kelebihan seperti kecepatan, waktu, dan tepat sasaran dan mewujudkan pertanian yang maju dan modern.
Pada hari Senin, tanggal
13 Mei 2024 kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng rekanan penyedia jasa
drone, sedangkan untuk anggaran menggunakan Dana Desa (DD) bidang ketahanan
pangan. Berkesempatan hadir, Bapak Kepala Desa Sruwoh dan perangkatnya, menuturkan,
hama wereng pada padi menjadi perhatian desa Sruwoh karena dipastikan akan
mengganggu produksi padi di desa Sruwoh. Karenanya, perlu dilakukan tindakan
pemberantasan hama tersebut, salah satunya dengan menggunakan kecanggihan
teknologi yakni drone.
Penggunaan drone dalam
pengendalian hama ini akan lebih efektif, waktu pengerjaan kegiatan bertani
jauh lebih cepat. Dengan drone untuk menyebarkan pestisida untuk hama wereng
hanya membutuhkan waktu 15 menit pada lahan 1 Hektar. Memasuki era baru yang penuh
dengan kemajuan teknologi. Kita sebagai pemerhati dan pelaku bidang pertanian
harus turut serta menerapkan, hal tersebut sebagai mengikuti revolusi
perkembangan pertanian, dari situ kita dapat membedakan bertani dalam setiap
kurun waktu. Gerdal di desa Sruwoh dengan menggunakan drone dilakukan pagi hari
dan sore hari, hal ini untuk meningkatkan efektifitas dan menghindari angin.
Oleh :
Edi Prayitno – PPL Ngombol






