- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PACU PEMASARAN HASIL PERTANIAN, BPP NGOMBOL ADAKAN BIMBINGAN TEKNIS HADIRKAN PIMPINAN SUPERMARKET LARIS PURWOREJO

PACU PEMASARAN HASIL PERTANIAN, BPP NGOMBOL ADAKAN BIMBINGAN TEKNIS HADIRKAN PIMPINAN SUPERMARKET LARIS PURWOREJO
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa kinerja positif pertanian tidak hanya terukir lewat peningkatan nilai dan volume ekspor pertanian tetapi juga terukir lewat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia meminta berbagai bentuk kinerja tersebut dapat dimaksimalkan melalui upaya bersama membenahi pertanian dari hulu ke hilir.
“Pertanian itu sangat strategis, permasalahan didalamnya juga sangat kompleks dan sangat mendalam, permasalahan terjadi tidak hanya sebatas di produksi, tetapi juga terjadi pada tahapan pascapanen, disinilah kami butuh input dari semuanya, dari para ahli,” kata Syahrul.
Syahrul mengungkapkan Kementerian Pertanian (Kementan) selama ini tidak hanya menekankan pada upaya peningkatan produksi pangan, melainkan juga pada upaya peningkatan nilai tambah, daya saing, hilirisasi, pemasaran dan ekspor produk pertanian yang diharapkan dapat memberikan efek pengganda (multiplier effect) untuk sektor pembangunan lainnya.
Dalam rangka memacu pemasaran produk pertanian dalam arti luas, BPP Kecamatan Ngombol melaksanakan Bimbingan Teknis strategi dan peluang pemasaran bertempat di Aula BPP Kecamtan Ngombol pada pertengahan Bulan Agustus 2023, dengan menghadirkan narasumber pimpingan Supermarket LARIS Purworejo. Sedangkan peserta terdiri dari perwakilan petani milenial yang tergabung di KEP Sumber Makmur Kecamatan Ngombol sejumlah 30 orang.
Koordinator PPL Kecamatan Ngombol Woro menyampaikan bahwa potensi Kecamatan Ngombol yang sagat luar biasa terdiri dari sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah menjadikan hasil produk pertanian beraneka ragam baik yang sudah diolah ataupun yang belum diolah. Salah satu komoditas utama adalah padi, jagung, dan aneka tanaman pangan yang lainnya. Sedangkan hasil olahan produk pertanian biasanya dihasilkan oleh kelompok wanita tani yaitu aneka keripik, grubi ubi jalar, aneka minuman instant, telur asin dan lainnya.
Selama ini produk yang dihasilkan tersebut dipasarkan di warung sekitar Kecamatan Ngombol, sedangkan beras dijual dalam bentuk kemasan belum berlabel sehingga dimungkinkan dijual kembali oleh pengepul dengan kemasan yang lebih menarik. Harapannya hasil produk pertanian Kecamatan Ngombol dapat dipasarkan di Supermarket LARIS Purworejo sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Hadir Teguh Budijanto selaku pimpinan Supermarket LARIS sebagai narasumber pada kegiatan Bintek ini, menyampaikan apresiasi kepada BPP Ngombol yang telah mengadakan Bintek ini karena merupakan kegiatan yang penting, strategis, berkaitan langsung dengan petani sebagai salah satu penopang ketersediaan pangan.
Harapannya sinergitas antara Supermarket Laris dan produk pertanian Ngombol dapat memberikan peran dan kontribusi positif untuk perekonomian di Kabupaten Purworejo.
Teguh menambahkan, Supermarket Laris membuka kesempatan yang seluas-luasnya untuk menampung hasil produk pertanian Kecamatan Ngombol melalui penyediaan stan/tempat berjualan secara gratis di Laris yaitu di jalan pintu masuk, teras dan parkiran dekat dengan tangga yang berada di lokasi supermarket.
Eko Yulianto, petani Desa Girirejo sangat menyambut baik peluang yang disampaikan oleh narasumber dan akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan lembaga UMKM yang ada di Kecamatan Ngombol untuk bersama-sama memanfaatkan kesempatan tersebut. Dengan adanya peluang tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara petani dengan supermarket untuk memajukan bidang pertanian dalam arti luas di Kecamatan Ngombol, dimana hal tersebut dapat memutus rantai pemasaran sehingga keuntungan petani lebih meningkat.
PENGIRIM ; BAKTI WORO HARYANTI, SP
BPP KECAMATN NGOMBOL






