- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Optimalkan Lahan Tadah Hujan, Kementan hibahkan Pompa ke Poktan Wono Lestari Desa Wonosido
Optimalkan
Lahan Tadah Hujan, Kementan hibahkan
Pompa ke Poktan Wono Lestari Desa Wonosido
Kementerian Pertanian telah mencanangkan program
pertambahan areal tanam (PAT) melalui pompanisasi. Dengan pompanisasi diharapkan dapat
meningkatkan indeks pertanaman padi dengan meminimalisir terjadinya puso pada
lahan sawah tadah hujan. Kegiatan PAT di
Kabupaten Purworejo dilaksanakan di 12 Kecamatan dengan alokasi bantuan pompa
sebanyak 47 unit untuk kelompok tani.
Kecamatan Pituruh adalah salah satu kecamatan yang melaksanakan program
PAT dengan alokasi bantuan pompa 4 unit yang terdiri dari 2 unit pompa 4 inci
dan 2 unit pompa 6 inci.
Salah satu kelompok tani penerima bantuan pompa di
Kecamatan Pituruh adalah Kelompok Tani Wono Lestari Desa Wonosido. Pada hari Kamis tanggal 16 Mei 2024 Kelompok
Tani Wono Lestari menerima kunjungan dari Kepala PPVTPP (Pusat Perlindungan Varietas
Tanaman dan Perizinan Pertanian) selaku penanggung jawab kegiatan Pertambahan
Areal Tanam (PAT) di Kabupaten Purworejo. yaitu Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc. dalam
rangka monitoring pemasangan dan pemanfaatan pompa yang telah diterima
kelompok.
Kelompok Tani Wono Lestari telah menerima satu unit
pompa ukuran 6 inci untuk mendukung program PAT dan pompa telah terpasang serta
dimanfaatlkan untuk mengairi sawah dengan luasan 10 Ha. Meskipun dalam pemakaian pompa tersebut
terdapat kendala kurangnya pipa atau selang karena terbatasnya panjang selang
bantuan, kelompok tani tetap merasakan manfaat adanya kegiatan pompanisasi ini. Kelompok Tani Wono Lestari melalui Kepala
Desa Wonosido Bapak Sutopo menyampaikan dengan pompa tersebut bisa membantu
mempercepat tanam padi karena tercukupinya kebutuhan air di lahan dan kelompok akan
berupaya agar pompa yang diberikan bisa meningkatkan hasil panen padi
mereka. Hal ini sesuai dengan harapan
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perijinan Pertanian, Leli
Nuryati yaitu bahwa pompa-pompa yang
sudah diterima dapat bermanfaat dalam menunjang budidaya padi di sawah
tadah hujan sehingga mampu meningkatkan indeks pertanaman dari 100 menjadi 200,
bahkan 300. Beliau juga berharap bahwa pemerintah desa ikut mendukung kegiatan
kelompok tani Wono Lestari melalui dana desa terkait kebutuhan tambahan selang
dan biaya operasional pompa.
Tri
Surahmi, SP
BPP
Pituruh






