MONITORING STOK DAN HARGA GABAH/BERAS DI PENGGILINGAN PADI TAHUN 2025

By DINPPKP 06 Mei 2025, 15:34:49 WIB Pangan
MONITORING STOK DAN HARGA GABAH/BERAS  DI PENGGILINGAN PADI TAHUN 2025

MONITORING STOK DAN HARGA GABAH/BERAS

DI PENGGILINGAN PADI TAHUN 2025

 

Monitoring stok dan harga gabah/beras di penggilingan padi (06/05/2025), dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo. Pada kesempatan monitoring, petugas Bidang Pangan DKPP Kabupaten Purworejo (Sahadewa Fikri Kautsar, S.P. dan Segalih Setiawan), menjelaskan bahwa tujuan kegiatan monitoring ini antara lain adalah (a) untuk mengetahui jumlah stok GKP (Gabah Kering Panen), GKG (Gabah Kering Giling), beras medium dan lainnya, (b) mengetahui harga per kg GKP (Gabah Kering Panen), GKG (Gabah Kering Giling), beras medium dan lainnya, (c) serta untuk mengetahui tujuan dan jumlah penjualan beras dalam kurun waktu seminggu sampai dengan sebulan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dijelaskan bahwa skema pelaksanaan kegiatan monitoring stok dan harga  gabah/beras di penggilingan padi ini dilaksanakan dengan cara petugas Bidang Pangan DKPP Kabupaten Purworejo melakukan rekap data dengan mekanisme pengumpulan data oleh petugas setiap sebulan sekali yaitu pada awal bulan untuk kemudian dihitung sebagai stok akhir bulan sebelumnya. Pada kesempatan kali ini, monitoring dilakukan pada 3 penggilingan padi (1 kapasitas besar, 1 kapasitas menengah dan 1 kapasitas kecil), yaitu Penggilingan Padi UD. Sri Rejeki (kapasitas besar), UD. Sri Mulyo (kapasitas menegah) dan Sehat (kapasitas kecil).

 

 

 

 

 

 

 

 

Penggilingan Padi UD. Sri Rejeki merupakan salah satu penggilingan besar yang ada di Desa Seboropasar, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo. Pemilik Bpk. M. Jazim Khamidi mengatakan, “bahwa saat ini untuk stok GKP, GKG bahkan sampai beras medium sedang kosong, dikarenakan kami sekarang bermitra dengan Perum Bulog dan hanya menerima GKG dari mereka. Kemudian, GKG kami gilingkan dan kembalikan dalam bentuk beras serta pemasaran kepada Perum Bulog Cabang Butuh Kabupaten Purworejo”. Dalam kurun waktu sebulan kebelakang, penggilingan padi ini menerima GKG kurang lebih 1000 ton dengan harga dibeli oleh Perum Bulog 6.500/kg rupiah, serta menghasilkan 300 ton beras.

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada lokasi yang berbeda, Pipa (Penggilingan Padi) UD. Sri Mulyo bertempat di Desa Karangmulyo, Kecamatan Purwodadi dan Pipa Sehat di Desa Wunut, Kecamatan Ngombol di Kabupaten Purworejo tidak sedang bermitra dengan Perum Bulog untuk kegiatan serapan gabah serta memiliki stok GKG dan beras medium. Dalam waktu seminggu, Pipa UD. Sri Mulyo dapat menjual beras medium sebesar 25 ton harga 12.500/kg rupiah tujuan Temanggung, Magelang, Purworejo, sedangkan Pipa Sehat sebesar 2 ton harga 12.500/kg rupiah tujuan sekitar Purworejo. Jumlah penjulan kali ini terbilang stabil dengan minggu-minggu sebelumya, mengingat penggilingan padi mereka sempat berhenti operasional dikarenakan sedang libur hari raya selama 2 pekan pada Bulan April 2025. Dengan mengetahui data stok dan harga gabah/beras, dapat digunakan untuk mengantisipasi kekurangan ataupun kelebihan ketersediaan pangan serta gejolak harga pangan.

 

Sumber Berita : Bidang Pangan DKPP Purworejo        

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung