- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
MONITORING BANTUAN BIBIT JERUK SIAM DI KELOMPOK TANI MITRA TANI JAYA DESA JRAKAH

MONITORING
BANTUAN BIBIT JERUK SIAM
DI
KELOMPOK TANI MITRA TANI JAYA DESA JRAKAH
Dalam
upaya pengembangan tanaman hortikultura Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
memberikan bantuan bibit jeruk Siam melalui Satuan Kerja Dinas Pertanian dan
Perkebunan Provinsi Jawa Tengah kepada kelompok tani Mitra Tani Jaya desa
Jrakah Kecamatan Bayan.Jumlah bibit jeruk siam yang dibantukan kepada poktan
Mitra Tani Jaya sejumlah 5000 (lima ribu)
batang untuk areal tanam 12,5 hektar.
Pada
hari Senin tanggal 1 April 2024 dilakukan monitoring bantuan bibit jeruk oleh
tim monitoring dari Distanbun Provinsi JawaTengah, Suyanto bersama tim Hadir
Koordinator PPL Kecamatan Bayan Nursilahturahmi beserta PPL wilayah binaan Jrakah Sugiyono, PPL
Kecamtan Bayan Suhardityo dan Budiyanto. Monitoring dilakukan di rumah ketua
kelompok tani Mitra tani jaya, Susilo yang hadir pada acara tersebut dan
menunjukkan bibit yang telah diterima.
Pada
monitoring bibit bantuan dilakukan pengukuran tinggi tanaman jeruk, dari
kriteia yang ditetapkan tinggi batang jeruk minimal 80 cm. Dilakukan
pengambilan sampel secara acak terhadap lima batang tanaman dan dilakukan
pengukuran tinggi tanaman, Hasil pengukuran tinggi tanaman yaitu 87 cm, 120 cm,
100 cm, 103 cm dan 99 cm. Jadi sampel yang diukur semua memenuhi syarat dengan
tinggi tanaman lebih dari 80 cm.
Dilanjutkan pengukuran batang bawah tanama,
kriteria yang ditetapkan batang bawah tanaman maksimal 30 cm. Diambil 5 sampel
tanaman secara acak dan dilakukan pengukuran batang bawah. Hasil opengukuran
btanag bawah adalah sebagai berikut: 23 cm, 23 cm, 26 cm, 18 cm dan 24 cm. Jadi
sampel yang diukur semua memenuhi syarat dengan tinggi batang bawah di bawah 30
cm.
Disampaikan
juga oleh tim monitoring dari Distanbun Jawa Tengah Suyanto bahwa bibit yang
diberikan pada petani benih sehat dan bebas dari penyakit CVPD ( Citrus Vein
Phloem Degenartion). Dan disarankan bibit dirawat oleh petani dan kepada
pengurus poktan agar dibagikan kepada anggota untuk dilakukan penanaman di
lahan. ( Pengirim Nursilahturahmi, S.P, PPL Kecamatan Bayan)






