- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Monitoring Dem Area Budidaya Tanaman Sehat di Desa Kuwurejo

Monitoring Kegiatan Dem Area Budidaya Tanaman Sehat di Gapoktan Budi Usaha Desa Kuwurejo Kecamatan Kutoarjo (Hari Kamis/17 Februari 2022)
Budidaya tanaman sehat menggunakan prinsip pengendalian hama yang ramah lingkungan. Empat prinsip manajemen Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yaitu :
1. Budidaya Tanaman Sehat
(Pengolahan tanah atau lahan yang baik, pemilihan bibit atau benih yang unggul, pengairan yang teratur, pemupukan berimbang sesuai kebutuhan tanaman, pengendalian gulma)
2. Melestarikan dan Mendayagunakan musuh fungsi musuh alami
Pada kondisi lingkungan yang baik, musuh alami dapat berperan aktif dalam menekan perkembangan populasi hama. Selain itu, aktivitas musuh alami tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk terus berupaya menemukan, mengenali, dan mengamati musuh-musuh alami yang ada pada tanaman padi. Serta berupaya untuk memelihara keseimbangan lingkungan pertanaman agar populasi musuh alami dapat terus berkembang.
3. Pengamatan Mingguan
Kita harus melakukan pengamatan secara berkala sehingga tidak terlambat dalam mengambil keputusan pengendalian hama. Diharapkan petani terampil dalam memantau lahannya sendiri, menganalisis kondisi lingkungan membuat keputusan yang bijaksana, mengambil tindakan pengendalian hama yang tepat, praktis, dan menguntungkan.
4. Petani sebagai ahli PHT
Petani merupakan penanggung jawab, pengelola dan penentu keputusan di lahan sawahnya sendiri. Petugas dan pihak lain berperan sebagai narasumber,pemberi informasi, dan pemandu petani. Dari kegiatan budidaya tanaman sehat diharapkan dalam penggunaan pestisida bisa dibatasi dan penggunaan pupuk organik dapat ditingkatkan, karena sumber bahan organik sangat banyak, hanya saja memang perlu bantuan sarana dan prasarana untuk mengolah bahan baku yang melimpah menjadi kompos dan semacamnya, bagaimana membantu petani membuat pupuk organik, membuat pestisida nabati
by. Reny Marlina Y PPL BPP Kutoarjo






