MINIMALISIR PESTISIDA KIMIA, KLINIK PHT DESA PASARANOM GELAR GERDAL RAMAH LINGKUNGAN PADA TANAMAN CABAI

By DINPPKP 02 Jul 2022, 19:24:10 WIB Penyuluhan
MINIMALISIR PESTISIDA KIMIA, KLINIK PHT DESA PASARANOM GELAR  GERDAL RAMAH LINGKUNGAN PADA TANAMAN CABAI

MINIMALISIR PESTISIDA KIMIA, KLINIK PHT DESA PASARANOM GELAR

GERDAL RAMAH LINGKUNGAN PADA TANAMAN CABAI

 

Klinik PHT (Pengendali Hama Terpadu) adalah kelembagaan tingkat petani dengan salah satu tugasnya yaitu memperbanyak APH (Agensia Pengendali Hayati). Di klinik PHT ini petani akan diajari cara memperbanyak APH dan juga dijadikan tempat konsultasi. Keberadaan klinik PHT ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif kepada petani melalui transfer pengetahuan dan keterampilan tentang cara perbanyakan APH. Klini PHT ini berlokasi di Desa Pasaranom, Kecamatan Grabag yang terbentuk pada tahun 2019.

 

“Sejak tahun 2019, klinik PHT Desa Pasaranom, giat mengembangkan pestisida nabati, Agensia Pengendali Hayati (APH) seperti Trichoderma sp., Beauveria bassiana, dan PGPR, yang kemudian diaplikasikan dengan melakukan gerakan pengendalian OPT”, kata Pak Sojo, yang merupakan ketua klinik PHT Desa Pasaranom.

 

Seperti yang dilakukan pada hari Kamis (30/6/22), Klinik PHT Desa Pasaranom melaksankan Gerakan Pengendalian (gerdal) ramah lingkungan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada tanaman cabai rawit seluas 3 ha. Gerdal ini dilaksanakan oleh Kelompok Tani Gadingrejo, Desa Pasaranom, Kecamatan Grabag. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang yang terdiri dari Kepala BPTPHP Provinsi Jawa Tengah, Kepala Laboratorium PHP Temanggung, POPT, Penyuluh Pertanian BPP Grabag, dan anggota Kelompok Tani Gadingrejo.

Kepala BPTPHP Provinsi Jawa Tengah, Ir. Herawati Prarastiyani, MSi, mengatakan sebelum dilakukan gerdal, akan diawali dengan penanaman refugia berupa bibit bunga kenikir sebanyak 500 batang yang merupakan bantuan dari BPTPHP Provinsi Jawa Tengah.

 

“Saya sangat mengapresiasi klinik PHT Desa Pasaranom atas semua kegiatan yang telah dilakukan dan semoga keberadaan klinik PHT ini dapat membantu petani untuk mengendalikan OPT secara ramah lingkungan”, ungkapnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Andreas Tuwoyo, Kepala Laboratorium PHP Temanggung menjelaskan tentang tata cara teknik penyemprotan yang baik dan efektif untuk mengendalikan OPT pada tanama cabai.

 

“Peran klinik PHT sangat penting dalam upaya pengembangan pertanian ramah lingkungan. Manfaatkanlah klinik PHT yang ada di Desa Pasaranom ini dengan sebaik- baiknya, untuk meningkatkan produksi, meningkatkan daya saing, dan ramah lingkungan bagi produk hortikultura terutama cabai. Dan ajaklah petani lainnya untuk beralih ke pertanian ramah lingkungan,” ujar beliau menutup sambutannya.

 

by. Umul Khasunah, PPL BPP Grabag





Berita Purworejo

Counter Pengunjung