- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
- DKPP Gelar Rakor Pengawasan Hewan Kurban 2026, Tekankan Kelayakan dan Higienitas untuk Hasilkan Daging ASUH
Menuju Purworejo Baik-baik Saja tanpa PMK, Vaksinasi PMK Terus Digiatkan
Menuju Purworejo Baik-baik Saja tanpa PMK, Vaksinasi PMK
Terus Digiatkan
TIM Kesehatan Hewan DKPP Purworejo terus menggiatkan
vaksinasi PMK di wilayah padat populasi ternak khususnya sapi di Kabupaten
Purworejo. Kegiatan vaksinasi PMK dilaksanakan sejak pertengahan Januari 2025.
Pada hari ini (04/02/2025) Tim Keswan mengirim 6 tim vaksinator yang terdiri
dari medik dan paramedik veteriner ke lokasi yaitu Desa Dadirejo Kec. Bagelen,
Desa Karanganyar dan Desa Gedangan Kec. Purwodadi dan Desa Patutrejo Kec.
Grabag. Vaksin PMK berasal dari hibah Kementerian Pertanian merupakan buatan
lokal, yaitu diproduksi di Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma. Ternak yg
divaksin adalah ternak yg sehat, tidak bunting, dan untuk pedet atau cempe
sudah lepas sapih. Untuk saat ini sebanyak 846 dosis sudah tervaksinkan ke
ternak-ternak di wilayah kabupaten Purworejo, data tersebut cut off pada Hari
Selasa (04/01/2025)
Selain kegiatan vaksinasi PMK, dilaksanakan juga kegiatan
Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) mengenai manajemen kandang dan
transportasi ternak untuk mencegah penyebaran PMK. Selain itu peternak dihimbau
untuk tidak menjual ternak yg sakit dan membeli ternak baru dari pasar hewan,
karena hal tersebut merupakan faktor utama mewabahnya kembali PMK. Peternak
diharapkan tidak panik apabila ternaknya mengalami gejala PMK dan segera melaporkan
ke petugas kesehatan hewan di Puskeswan terdekat.
Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk pencegahan
PMK yaitu:
1. Membersihkan dan Desinfeksi kandang secara rutin
2. Vaksinasi PMK secara rutin
3. Apabila akan mentransportasikan ternak harus dibekali
sertifikat veteriner
4. Jika membeli ternak baru, baiknya dipisahkan dengan
ternak lama selama 14 hari






