- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
- Pemeriksaan Bibit Cengkeh di Kecamatan Bagelen
- Pemeriksaan Benih Cengkeh di Kelompok Tani Sumber Harapan Desa Watuduwur Kecamatan Bruno
- GERAKAN PANGAN MURAH DALAM RANGKAIAN PENUTUPAN TMMD DESA GRABAG, KECAMATAN GRABAG, KABUPATEN PURWOREJO
- GIAT PEMERIKSAAN REPRODUKSI UNTUK MENJAGA ASET DAERAH
Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan

Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
Kegiatan Pengawasan Peredaran Produk Hewan dilaksanakan oleh DKPP dengan personal terdiri dari Tim Kesehatan Masyarakat Veterinar (Kesmavet), Pengawasa Mutu Hasil Pertanian (PMHP) dan Penyelidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada tanggal 13 Maret 2026. Bertempat di 4 pasar besar di Wilayah Kabupaten Purworejo, yaitu Pasar Pagi Purworejo, Pasar Kaliboto, Pasar Kutoarjo dan Pasar Grabag. Kebutuhan daging sapi dan ayam meningkat menjelang hari besar keagamaan khususnya Idul Fitri, sehingga diperlukan adanya pengawasan peredaran Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH), hal tersebut dilaksanakan untuk melindungi konsumen dan memberi rasa aman dari daging gelonggongan, ayam tiren (ayam mati kemarin) dan bahan olahan yang mengandung bahan pengawet borax dan formalin. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjaga agar produk hewan yang dikonsumsi masyarakat tetap ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) menjelang hari besar keagamaan Idul Fitri.
Terdapat beberapa point pelaksanaan dalam kegiatan pengawasan peredaran BPAH yaitu :
1. Mengawasi peredaran Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH) dari luar daerah purworejo
2. Pemeriksaan organoleptik kualitas BPAH untuk menjaga keamanan pangan dari daging sapi gelonggongan, daging ayam mati kemarin (tiren) dan bahan tambahan pada BPAH
3. Pemeriksaan laboratorium yaitu berupa pemeriksaan pembusukan awal daging menggunakan uji eber, dan pemeriksaan kandungan bahan pengawet untuk produk olahan seperti bakso dan kikil dengan menggunakan uji formalin dan uji boraks
Hasil dari Kegiatan pengawasan peredaran produk hewan di empat pasar besar di Kabupaten Purworejo adalah :
1. Terdapat daging sapi yang berasal dari daerah luar Purworejo, yaitu berasal dari Kabupaten Magelang dan Boyolali. Daging sapi dari daerah tersebut sudah dilengkapi oleh Surat Keterangan Kesehatan Daging, sehingga sudah diperiksa kelayakan konsumsi di tempat pemotongan asal
2. Hasil pemeriksaan fisik atau organoleptic pada daging sapi, ayam dan kambing tidak ditemukan adanya daging gelonggongan, daging ayam tiren dan tercampur dengan daging dari hewan non halal. Tetapi masih ditemukan adanya organ hati yang terinfeksi cacing hati yang dijual di pasar. Langkah tim kesmavet adalah melakukan pengafkiran dengan menyita hati tersebut.
3. Selain pemeriksaan fisik, tim kesmavet juga mengambil sampel daging dan olahan produk hewan untuk diperiksa secara laboratorium yaitu dengan pemeriksaan pembusukan awal daging yaitu uji eber, dan pemeriksaan kandungan formalin serta boraks pada produk olahan. Didapatkan hasil sebesar 45% daging sampel baik daging sapi, dan ayamtelah mengalami pembusukan awal. Hal tersebut dikarenakan sampel yang diambil adalah daging yang sudah disimpan di freezer dihari sebelumnya dan kembali dijual. Untuk pemeriksaan bahan pengawet formalin dan boraks untun produk olahan yaitu bakso dan kikil tidak ditemukan hasil positif.





