- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Menjaga BPAH Agar Tetap ASUH, DKPP Laksanakan Pengujian Sampel

Menjaga
BPAH Agar Tetap ASUH, DKPP Laksanakan Pengujian Sampel
Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) melaksanakan
kegiatan pengambilan sampel Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH) dan olahannya pada
tanggal 14-15 Agustus 2024 di beberapa pasar di wilayah kabupaten purworejo
yaitu Pasar Kemiri, Pasar Tegalmiring dan Pasar Purwodadi. Sampel yang diambil
untuk diuji laboratorium berupa daging ayam, daging sapi, dan bakso. Sampel yang didapat kemudian diuji
laboratorium di Balai Besar Veteriner Wates D.I. Yogyakarta dan Balai Veteriner
Laboratorium Kemavet Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah.
Pengujian yang dilakukan pada BPAH yaitu Uji Total Plate Count, Coliform,
Salmonella Sp.,E-Colli dan pengujian kandungan bahan pengawet pada prosuk
olahan.
Kegiatan pengambilan sampel BPAH dan Olahanya serta
dilakukan pengujiannya, dimaksudkan untuk mengetahui kualitas prosuk BPAH,
mengetahui cemaran mikroba yang terdapat pada produk asal hewan yang dapat
menyebabkan penyakit zoonosis yaitu salmonellosis. Hal tersebut
bertujuan untuk melindungi masyarakat agar mendapat bahan makanan yang bergizi
dan tidak berbahaya bagi Kesehatan, dan dapat memenuhi tuntutan masyarakat
terhadap jaminan keamanan pangan yang sesuai kaidah BPAH harusl memenuhi aspek
Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).






