Meningkatkan Profesionalisme UPJA: Sosialisasi Kelembagaan dan Pengelolaan Alsintan di Desa Sumberejo

By DINPPKP 21 Mei 2025, 15:03:53 WIB Rapat
Meningkatkan Profesionalisme UPJA: Sosialisasi Kelembagaan dan Pengelolaan Alsintan di Desa Sumberejo


Meningkatkan Profesionalisme UPJA: Sosialisasi Kelembagaan dan Pengelolaan Alsintan di Desa Sumberejo

Purworejo, 20 Mei 2025 – Sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola alat dan mesin pertanian (alsintan), Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengadakan sosialisasi mengenai kelembagaan, pembukuan, dan pengelolaan alsintan di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Ngombol. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa kelompok tani dan juga dihadiri langsung oleh Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Provinsi Jawa Tengah yang memberikan materi penting mengenai bagaimana cara membentuk kelembagaan yang efektif dalam pengelolaan Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA). Sebagai bagian dari program peningkatan kesejahteraan petani, pembentukan kelembagaan yang baik diharapkan dapat memperlancar proses distribusi dan pemanfaatan alsintan di kalangan petani.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo memberikan sambutan hangat sekaligus mengapresiasi kehadiran peserta sosialisasi yang sangat antusias. Ia menjelaskan, melalui UPJA, petani dapat memiliki akses yang lebih mudah terhadap alsintan, yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

"Sosialisasi ini penting agar para petani bisa mengelola alsintan dengan lebih efektif. Selain itu, kita juga membekali kelompok tani dengan pengetahuan tentang pembukuan yang rapi dan pengelolaan yang transparan, agar tidak hanya menguntungkan petani tetapi juga berkelanjutan," ujar Kepala Dinas dalam sambutannya.

Sementara itu, narasumber dari Provinsi Jawa Tengah, dalam materi yang disampaikan, menekankan pentingnya sistem pembukuan yang baik dalam pengelolaan UPJA. Pembukuan yang jelas akan mempermudah pelaporan dan pertanggungjawaban, serta menjaga transparansi dalam penggunaan alsintan. Dengan sistem pembukuan yang terorganisir, diharapkan setiap kelompok tani bisa memperoleh manfaat maksimal dari alsintan yang mereka kelola.

Selain itu, sosialisasi ini juga mengupas tuntas berbagai hal terkait pengelolaan alsintan yang efisien. Narasumber mengungkapkan bahwa pengelolaan alsintan tidak hanya terbatas pada pemeliharaan mesin, tetapi juga perlu adanya pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas di dalam kelembagaan UPJA. Dengan pengelolaan yang baik, alsintan yang dimiliki dapat memberikan keuntungan jangka panjang bagi kelompok tani.

Antusiasme peserta sangat terasa selama sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan UPJA serta bagaimana cara mengoptimalkan penggunaan alsintan dalam kegiatan pertanian mereka.

Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten Purworejo, serta memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya kelembagaan dan pengelolaan alsintan yang profesional dan transparan. Ke depan, diharapkan lebih banyak kelompok tani yang dapat membentuk UPJA yang mandiri, profesional, dan mampu bersaing di era pertanian modern.

Dengan adanya sosialisasi ini, para petani diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga memahami aspek administratif dan kelembagaan yang sangat penting dalam menjalankan usaha pertanian yang berkelanjutan dan produktif.

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung