Meningkatkan Hasil Durian: Praktek Sambung Pucuk Jadi Sorotan dalam Pertemuan KTNA Kaligesing

By DINPPKP 31 Des 2023, 20:49:53 WIB Penyuluhan
Meningkatkan Hasil Durian: Praktek Sambung Pucuk Jadi Sorotan dalam Pertemuan KTNA Kaligesing

Meningkatkan Hasil Durian: Praktek Sambung Pucuk Jadi Sorotan dalam Pertemuan KTNA Kaligesing

 


Kaligesing, 12 Desember 2023 - Dalam upaya untuk meningkatkan hasil pertanian durian, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kaligesing menggelar pertemuan penting pada tanggal 12 Desember 2023 di rumah Bapak Ngatman Kedunggubah. Pertemuan ini menyoroti praktik sambung pucuk durian sebagai inovasi kunci, dengan narasumber Bapak Haryono dari Jatirejo, yang memberikan wawasan kepada perwakilan KTNA dari tiap desa.

Pertemuan ini menjadi panggung utama bagi petani durian Kaligesing untuk memahami lebih dalam tentang praktek sambung pucuk durian. Teknik ini, yang telah terbukti meningkatkan hasil dan kualitas buah durian, menjadi fokus utama pembahasan. Haryono dari Jatirejo, seorang narasumber berpengalaman dalam bidang sambung pucuk durian, memberikan pandangan mendalam tentang teknik sambung pucuk durian. Dengan pendekatan yang interaktif, ia tidak hanya menjelaskan langkah-langkah praktis tetapi juga membagikan kiat sukses berdasarkan pengalaman pribadi.

Perwakilan dari setiap desa di Kecamatan Kaligesing hadir dengan semangat tinggi. Diskusi aktif antara petani, narasumber, dan PPL menciptakan suasana kolaboratif yang penuh energi. Pertemuan ini tidak hanya sebatas teori, tetapi juga melibatkan demonstrasi langsung di lapangan. Petani memiliki kesempatan untuk melihat dan mencoba sendiri teknik sambung pucuk durian di lokasi pertemuan. Selanjutnya dilakukan praktek sambung pucuk durian dengan Bahan dan alat tersebut meliputi; pisau okulasi atau cutter yang tajam dan steril, plastik es lilin, batang bawah, dan batang atas. Selanjutnya Bapak Haryono menjelaskan tahapan Penyambungan yaitu :

  • Potong batang bawah kurang lebih 20-25 cm dari permukaan tanah.
  • Batang bagian bawah dibelah sekitar 2-2,5 cm dengan menggunakan pisau, cutter atau silet tepat di tengah sehingga kedua sisinya sama.
  • Entres yang sudah siap untuk disambungkan kemudian disayat kanan kirinya agar membentuk lancip seperti baji, panjang entres kira-kira 15 cm
  • Sisipkan pada belahan batang bawah, upayakan ukuran batang atas dan bawah kurang lebih sama, usahakan sambungan serapat mungkin an tidak terdapat rongga
  • Kemudian ikat sambungan, jika menggunakan plastik es untuk mengikat maka ditarik terlebih dahulu agar memanjang kemudian dibelah menggunakan cutter/pisau.
  • Ikat sambungan menggunakan plastik PE atau plastik es tersebut, dengan cara melilitnya yang dimulai dari bagian bawah ke atas dengan sistem pemasangan genting hingga seluruh bagian sambungan tertutup rapat, rapatkan dan perkuat ikatan di bagian atas sambungan agar saat hujan, air tidak masuk mengenai sambungan
  • Sungkup entres menggunakan plastik es, jika kurang panjang plastik bisa ditarik dan disesuaikan dengan panjang entres yang akan disungkup. Ikat bagian bawah plastik sungkup untuk menjaga kelembaban agar entres tidak kering, akan tetapi pengikatan jangan terlalu kencang dengan tujuan agar uap air yang berada di dalam plastik sungkup nantinya dapat keluar.
  • Jika batang bawah ditanam dalam polybag maka letakkanlah di area yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, akan tetapi jika batang bawah ditanam pada lahan maka buatlah naungan agar bibit tidak terpapar sinar matahari secara langsung. 

Sesi diskusi terbuka memungkinkan para petani berbagi pengalaman mereka dalam menerapkan teknik sambung pucuk durian. Tantangan dan solusi praktis dibahas bersama untuk mencapai hasil yang optimal. Para petani dan pihak terkait berharap bahwa dengan mengadopsi praktek sambung pucuk durian, mereka dapat mencapai peningkatan signifikan dalam hasil panen durian, meningkatkan kualitas buah, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani di Kaligesing.

Pertemuan KTNA ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pertanian durian di Kaligesing. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang tinggi, petani berkomitmen untuk menerapkan praktek sambung pucuk durian demi masa depan yang lebih cerah dalam pertanian mereka.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung