Mengubah Kebiasaan, Menjaga Masa Depan: (Petani desa Gowong Beralih ke Pupuk Organik)

By DINPPKP 06 Feb 2025, 14:21:58 WIB Penyuluhan
Mengubah Kebiasaan, Menjaga Masa Depan: (Petani desa Gowong Beralih ke Pupuk Organik)

Mengubah Kebiasaan, Menjaga Masa Depan: (Petani desa Gowong Beralih ke Pupuk Organik) 

____________

# Sutoyo : Penyuluh Pertanian

# Pegiat literasi dan Praktisi Pertanian Berkelanjutan

____________

Gowong, Rabu 5 Februari 2025, Para petani  Desa Gowong, Kecamatan Bruno yang tergabung didalam Kelompok Tani (Poktan) "Rukun Tani"  tampak serius  mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik yang diselenggarakan secara mandiri dengan dipandu oleh PPL.  Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi titik awal langkah berani melakukan perubahan kebiasaan dalam penggunaan pupuk. 

 

Pelatihan dimulai di sekretariat  Poktan (rumah Pak Amin)  untuk sesi teori dengan membahas mengenai urgensi penggunaan pupuk organik. Para peserta diberikan pemahaman mengenai dampak negatif dari pupuk kimia terhadap tanah dan lingkungan, serta manfaat jangka panjang pupuk organik dalam menjaga kesuburan tanah. 

 

Dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab PPL memandu dinamika kelompok ini guna membahas lebih dalam lagi mengenai berbagai bahan alami yang berlimpah dan mudah didapatkan  untuk  digunakan, diproses dengan teknik fermentasi yang cepat dan tepat, serta teknik aplikasinya di lahan pertanian. Dalam sesi ini para petani juga diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi selama  dalam penggunaan pupuk kimia sehingga  menciptakan suasana diskusi yang dinamis dan interaktif. 

 

"Awalnya, banyak petani yang ragu karena pupuk organik dianggap lebih lambat memberikan hasil dibanding pupuk kimia. Namun, setelah dijelaskan bahwa efek jangka panjangnya jauh lebih baik untuk tanah dan hasil panen, kami mulai terbuka untuk mencoba," ujar  ketua Poktan Pak Muh Patah.

 

Setelah dirasa cukup dalam mendapatkan teori dan pemahaman dasar, para peserta beramai-ramai menuju sawah untuk melakukan analisis langsung di lapangan. Mereka belajar mengamati kondisi tanah, kesehatan tanaman, serta mengenali tanda-tanda dampak dari penggunaan pupuk kimia dalam jangka panjang. 

 

Salah satu peserta pelatian (Pak Sholeh) mengungkapkan antusiasmenya, "Setelah melihat langsung perbedaannya di sawah, saya semakin yakin untuk beralih ke pupuk organik. Ini tidak hanya menghemat dari segi biaya produksi, tetapi juga membuat tanah lebih subur dalam jangka panjang."

 

Pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari perubahan pola pikir dan kebiasaan petani dalam mengelola lahan mereka. Dengan semakin banyaknya petani yang memahami dan menerapkan pupuk organik maka diyakini bahwa bukan tidak mungkin Desa Gowong kelak dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan pertanian ramah lingkungan yang mandiri dan berkelanjutan. 

 

 "Mengubah kebiasaan memang tidak mudah, tetapi jika kita ingin menjaga masa depan pertanian kita, maka perubahan ini harus dimulai dari sekarang," demikian kata penutup dari  ketua Poktan.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung