Mendampingi Kelompok Tani Gemah RIpah Desa Bayan

By DINPPKP 10 Mei 2021, 13:07:58 WIB Penyuluhan
Mendampingi Kelompok Tani Gemah RIpah Desa Bayan

Mendampingi Kelompok Tani Gemah RIpah Desa Bayan melakukan kegiatan tanam di demplot SIMURP dengan menerapkan sistem jajar legowo 4 : 1. Sistem jajar legowo sendiri merupakan pola tanam yang berselang seling antara dua atau lebih (biasanya dua atau empat) baris tanaman padi dan satu baris kosong. Istilah Legowo diambil dari bahasa jawa, yaitu berasal dari kata “lego” berarti luas dan “dowo” berarti memanjang.Legowo diartikan pula sebagai cara tanam padi sawah yang memiliki beberapa barisan dan diselingi satu barisan kosong. Adapun keuntungan dari Sistem tanam jajar legowo ini dapat memberikan ruang tumbuh yang longgar sekaligus populasi lebih tinggi, mampu memberikan sirkulasi udara dan pemanfaatan sinar matahari lebih baik untuk pertanaman.Selain itu upaya pengendalian gulma dan pemupukan dapat dilakukan dengan lebih mudahserta yang terpenting sistem ini dapat meningkatkan produktivitas padi sebesar 12-22%. 
Sistem tanam jajar legowo sampai saat ini masih belum banyak diterapkan oleh petani khususnya di Desa Bayan. Hal ini diduga terjadi karena system tanam jajar legowo merupakan suatu inovasi baru bagi petani, sehingga dalam mengaplikasikannya petani membutuhkan waktu untuk mempelajarinya sehingga respon yang diberikan belum baik untuk menerapkannya dalam budidaya padi sawah. Melihat kondisi latar belakang petani yang berbeda-beda, menyebabkan perbedaan keputusan petani dalam menerapkan sistem tanam jajar legowo.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung