- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
- DKPP Gelar Rakor Pengawasan Hewan Kurban 2026, Tekankan Kelayakan dan Higienitas untuk Hasilkan Daging ASUH
KWT Wijaya Putri Desa Walikoro Praktik Membuat Minuman Serbuk Temulawak Kristal

KWT Wijaya Putri Desa Walikoro Praktik Membuat Minuman Serbuk Temulawak Kristal
Walikoro — Kelompok Wanita Tani (KWT) Wijaya Putri Desa Walikoro, Kecamatan Ngombol, melaksanakan pertemuan kelompok pada hari Selasa, 16 Desember 2025, dengan topik praktik pembuatan minuman serbuk kristal berbahan dasar temulawak. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota KWT dan dilaksanakan dengan pendampingan penyuluh pertanian Edi Prayitno.
Kegiatan pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah hasil tanaman obat keluarga (TOGA), khususnya temulawak, menjadi produk olahan yang bernilai tambah serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, penyuluh pertanian Edi Prayitno memberikan penjelasan mengenai manfaat temulawak bagi kesehatan, pemilihan bahan baku yang berkualitas, serta tahapan proses pengolahan minuman serbuk kristal temulawak yang baik dan higienis. Selanjutnya, anggota KWT secara langsung mempraktikkan proses pembuatan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan sari temulawak, proses pemasakan, hingga pembentukan serbuk kristal.
Anggota KWT Wijaya Putri tampak antusias mengikuti kegiatan praktik, aktif bertanya, dan terlibat langsung dalam setiap tahapan pembuatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota KWT mampu memproduksi minuman serbuk kristal temulawak secara mandiri, baik untuk konsumsi keluarga maupun sebagai produk olahan yang memiliki nilai ekonomi.
Penyuluh pertanian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan kelompok wanita tani dalam meningkatkan keterampilan pengolahan hasil pertanian, mendukung ketahanan pangan keluarga, serta membuka peluang usaha berbasis potensi lokal.
Dengan terlaksananya pertemuan dan praktik pembuatan minuman serbuk kristal temulawak ini, diharapkan KWT Wijaya Putri Desa Walikoro semakin aktif, kreatif, dan mandiri dalam mengembangkan produk olahan hasil pertanian.
edi prayitno- PPL Ngombol






