- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
KWT SIDO DADI KELURAHAN SUCENJURUTENGAH MANFAATKAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENJADI MOL

KWT
SIDO DADI KELURAHAN SUCENJURUTENGAH MANFAATKAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA
MENJADI MOL
Bu Dartinah, selaku ketua KWT Sido
Dadi mempunyai inisiatif dengan memanfaatkan limbah rumah tangga yang ada di
setiap anggota KWT untuk dirubah menjadi hal yang mempunyai nilai lebih
dibidang pertanian yaitu dengan mengolah bahan tersebut menjadi MOL. Pembuatan
MOL ini dilakukan pada hari selasa 4 Februari 2025 yang dihadiri oleh 21
anggota dan dilaksanakan dirumah ibu Lasiyati dengan didampingi oleh PPL
Wilayah Binaan ( Sariwati ) dan rekan
PPL lainnya dari kecamatan Bayan.
Limbah merupakan permasalahan yang hingga saat ini belum bisa
diatasi, karena banyak masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan dan
tidak tahu bagaimana cara penanganan limbah sampah yang benar. Penghasil sampah
terbanyak yaitu sampah dari rumah tangga. MOL merupakan mikroorganisme lokal
yang terbuat dari limbah rumah tangga seperti sayuran bekas dan buah-buahan
bekas. Dalam dunia pertanian, MOL digunakan sebagai pupuk organic yang disemprotkan
pada tanaman. Sedangkan dalam dunia perikanan, MOL digunakan sebagai campuran
untuk media budidaya yaitu air, MOL sendiri dapat meningkatkan kualitas air
budidaya dan menumbuhkan pakan alami seperti plankton.
PPL Wibi (Sariwati) dalam memberikan sambutan mengatakan
tentang “fungsi dan manfaat MOL dan berharap perluasan pembuatan MOL ini
dilakukan disetiap anggota KWT. Limbah organik yang sudah menjadi sampah
diolah, agar berguna bagi dunia pertanian. Salah satu hal yang dilakukan saat
ini sudah membantu pemerintah dalam hal menjaga ketahanan pangan, “ujarnya.
Rencana kedepan KWT Sido Dadi akan membuat ember tumpuk
yang diharapkan dapat mempermudah proses fermentasi dalam ember. Dua manfaat
didapatkan sekaligus yaitu berupa pupuk padat dan pupuk cair dalam satu
perlakuan di dalam wadah.
Anggota dari KWT Sido Dadi sangat antusias dan mengucapkan
terima kasih atas dukungan di setiap kegiatan yang didampingi PPL Wibi dan
rekan lain dari kecamatan Bayan, dengan harapan KWT yang dibina dapat menjadi
organisasi yang modern serta mandiri dalam hal bidang pertanian dan tentunya
dapat menjadikan nilai tambah dari segi ekonomi bagi rumah tangga KWT.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo
selalu berkoordinasi dengan PPL untuk selalu mendampingi petani baik Poktan dan
KWT agar tercipta pertanian yang maju dan pastinya mewujudkan ketahanan pangan
Purworejo pada khususnya dan Nasional pada Umumnya.
Maju terus Petani
Purworejo !!!!!!!
Penyuluh Pertanian
Sariwati, S.Trp.
Kurniawan Setyo N, S.TP






