KWT SEHATI DESA KALIMIRU MEMANFAATKAN SABUT KELAPA SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR

By DINPPKP 26 Apr 2024, 13:23:08 WIB Penyuluhan
KWT SEHATI DESA KALIMIRU MEMANFAATKAN SABUT KELAPA SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR

KWT SEHATI DESA KALIMIRU MEMANFAATKAN SABUT KELAPA SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR  

Pada hari Kamis, 25 April 2024 di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sehati Desa Kalimiru melaksanakan pertemuan rutin bulanan. Pada pertemuan kali ini KWT Sehati melaksanakan praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sabut kelapa. Di Desa Kalimiru sendiri terdapat banyak pohon kelapa. Kulit buah kelapa atau sabut kelapa sering diabaikan begitu saja dan selama ini di Desa Kalimiru belum pernah memanfaatkan limbah sabut kelapa itu sendiri. Padahal sabut kelapa bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk kalium organik.  Kalium (K) Unsur Kalium berperan sebagai pengatur proses fisiologi tanaman seperti fotosintetis, akumulasi, translokasi, transportasi karbohidrat, membuka menutupnya stomata, atau mengatur distribusi air dalam jaringan dan sel. Kekurangan unsur ini menyebabkan daun seperti terbakar dan akhirnya gugur. Maka dari itu KWT Sehati Desa Kalimiru melakukan upaya untuk pemanfaatan limbah sabut kelapa sebagai POC. Adapun alat dan bahan yang disiapkan untuk pembuatan POC sabut kelapa diantaranya yaitu :

1. Wadah (Ember / Tong bekas / Jerigen)
2. Sabut 1 kg (Kering)
3. Gula merah 100 gram
4. EM4 / dekomposer 100 ml
5. Air 10 liter

 

Cara Membuat :

1.   Cincang / potong-potong sabut kelapa hingga menjadi potongan-potongan kecil. Kemudian masukkan kedalam wadah

2.   Larutkan gula merah dengan air 10 liter

3.   Campurkan EM4 dengan larutan gula merah tersebut

4.   Tuangkan larutan tersebut kedalam jerigen yang berisi potongan sabut kelapa. Kemudian ditutup rapat

5.   Buka tutup jerigen setiap pagi selama beberapa detik untuk membuang gas yang timbul

6.   Simpan pada tempat yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Biarkan selama 2 minggu.

Setelah difermentasi selama dua minggu maka dapat diaplikasikan ke tanaman. Adapun caranya yaitu :

1.   Aplikasi Akar : Campurkan 1 bagian POC dengan 3 bagian air bersih. Kocorkan pada tanaman dengan dosis 250 ml / tanaman. Pengaplikasian dilakukan satu minggu sekali.

2.   Aplikasi Daun : Campurkan 1 bagian POC dengan 5 bagian air bersih. Semprotkan pada daun dan batang tanaman satu minggu sekali.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung