- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
KWT Meningkatkan Perannya Dalam Mendukung Ketahanan Pangan

KWT
Meningkatkan Perannya Dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Kertosono, 18 Januari 2025
Wanita memiliki peran yang sangat
penting dalam pemanfaatan pekarangan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan
keluarga dan masyarakat. Dengan kemampuan multitasking, kreativitas, dan peran
sentralnya dalam rumah tangga, wanita menjadi pendorong utama keberhasilan
pemanfaatan pekarangan.
Kelompok Wanita Tani (KWT)
merupakan organisasi atau kelompok yang terdiri dari wanita wanita yang
bergerak di bidang pertanian, termasuk pengelolaan lahan, pemanfaatan
pekarangan, dan pengembangan usaha berbasis pertanian. Guna mendukung
pemberdayaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dari hasil budidaya
pertanian di pekarangan sebagai sumber pangan dalam mendukung penurunan
prevalensi stunting, KWT Mekar Sari Desa Kertosono Kecamatan Banyuurip menjadi
salah satu penerima kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pada tahun 2024.
Anggota KWT tengah melaksanakan
berbagai kegiatan dalam program Pekarangan Pangan Lestari yang berfokus pada
optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan, pelestarian
lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi diantaranya : persemaian tananaman
hortikultura : pokcoy, cabai, tomat, terong untuk memenuhi kebutuhan lahan
demplot KWT maupun untuk dipasarkan, penyiangan dan pengendalian OPT untuk
pemeliharaan tanaman Kacangpanjang, pare, bayam, kangkung, cabai, tomat dan
tanaman rempah dilahan demplot serta kegiatan panen dan pasca panen hasil
demplot.
Semangat dan konsistensi KWT dalam
meningatkan peran dengan melaksanakan P2L membawa dampak positif dalam
menyediakan sumber pangan yang berkelanjutan untuk keluarga dan lingkungan
sekitar, memberikan tambahan pendapatan, KWT mampu menjadi wadah pemberdayaan
perempuan meningkatkan keterampilan bercocok tanam dan manajemen kelompok,
serta membangun solidaritas. Kegiatan KWT merupakan salah satu bentuk nyata
dari penguatan ketahanan pangan berbasis lokal, sekaligus mendukung program
pemerintah dalam mencapai kemandirian pangan nasional.






