- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Kurangi Bahan Kimia, Kelompok Tani di Desa Butuh Aplikasikan Bio Insect
.jpg)
- Berita
Kurangi Bahan Kimia, Kelompok Tani di Desa Butuh
Aplikasikan Bio Insect
Penulis: Jivana Zulfi, S.P.
Padi merupakan komoditas utama di Kecamatan
Butuh. Sama halnya di wilayah lain, budidaya padi sangat erat dengan hama
penyakit yang menyerang. Wereng Batang Coklat adalah salah satu hama yang umum
menyerang tanaman padi. Berbagai upaya selalu dilakukan oleh petani guna
mengendalikan hama tersebut. Serangan Wereng Batang Coklat perlu sesegera
mungkin dilakukan pengendalian karena serangan hama tersebut berdampak cepat
pada tanaman dan sangat berpotensi menyebabkan penurunan hasil panen bahkan
gagal panen. Pengendalian secara kimia hingga saat ini masih menjadi andalan
petani namun tanpa disadari penggunaan terus menerus apalagi melebihi dosis
menyebabkan dampak bagi lingkungan salah satunya adalah resistensi hama.
Di awal tahun 2024 ini, Desa Butuh
melalui Kelompok Tani Tani Makmur IV mendapatkan program kegiatan Gerakan
Pengendalian OPT. Gerakan pengendalian ini menggunakan Bio Insektisida, Metarizep.
Bio Insektisida ini berfungsi sebagai biokontrol hama tanaman padi diantaranya
Wereng Batang Coklat.
Petani sangat antusias mengikuti
gerdal ini. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang petani dari Kelompok Tani Tani
Makmur IV Desa Butuh dan dihadiri oleh PPL serta POPT dari provinsi dan
kabupaten pada Selasa, 20 Maret 2024. Area yang menjadi sasaran kegiatan ini
berada di seberang Gudang Bulog Butuh dengan radius luasan 10 Ha dari titik KSA
(Kerangka Sampel Area). Kegiatan ini mendapat dukungan yang sangat baik dari
Pemerintah Desa Butuh, dengan harapan penggunaan Bio Insektisida pada kegiatan
ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi petani dalam penggunaan bahan hayati
dan mengurangi penggunaan bahan kimia dan dapat meningkatkan produksi dan pendapatan
petani.
WBC merupakan salah satu organisme
pengganggu tanaman yang ditemukan pada tanaman padi. Serangan OPT WBC bila
tidak dikendalikan luasan serangannya bisa menurunkan produksi bahkan
menyebabkan puso pada komoditas padi. Apabila populasi tinggi, warna daun dan
batang tanaman berubah menjadi, kning kemudian berubah menjadi coklat jerami,
dan akhirnya seluruh tanaman bagaikan disiram air panas kuning-coklat dan
mengering. WBC juga dapat menularkan penyakit virus kerdil rumput dan kerdil
hampa. Tentu hal ini sangar merugikan bagi petani jika terlambat melakukan
pengendalian, tindakan pencegahan tetap diutamakan. Jeda tanam, pergiliran pola
taman, ataupun gilir varietas dapat dilakukan sebagai upaca pencegahan.






