Kunjungan Dirjen Perlintan Kementan RI ke Grabag

By DINPPKP 02 Apr 2022, 20:15:32 WIB Penyuluhan
Kunjungan Dirjen Perlintan Kementan RI ke Grabag

GRABAG NEWS  – Direktur Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI, Dr. Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, MM., adakan kunjungan ke Desa Bendungan, Grabag, Purworejo pada Kamis siang, 31 Maret 2022. Desa Bendungan merupakan salah satu desa yang terdampak banjir yang mengakibatkan tanaman padi mengalami puso. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Bendungan. Rombongan tersebut disambut oleh Kepala Desa Bendungan, Amat Nasikin, Koordinator BPP Kecamatan Grabag, Umiyatun Wijayanti, S.TP, Camat Grabag, Yudhi Agung P, S.STP., MM. dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, S.Sos.

Kunjungan tersebut diawali dengan ucapan selamat datang dari Camat Grabag, Yudhi Agung P, S.STP., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa senang dan rasa syukur dengan adanya kegiatan kunjungan dari Direktur Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI.

 

“Saya sangat senang sekali mendapatkan kunjungan dari Bapak Direktur Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, yang merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah pusat kepada kami yang berada di wilayah. Apalagi di Kecamatan Grabag baru saja mendapat musibah banjir yang mengakibatkan kurang lebih 354 ha sawah mengalami puso atau gagal panen”, ujarnya.

 

Selain Desa Bendungan, ada Desa Trimulyo dan Desa Rowodadi yang juga mengalami musibah yang sama. Karena memang 3 desa tersebut merupakan daerah yang paling rendah di wilayah Kecamatan Grabag yang hanya memiliki ketinggian 8 mdpl.

 

“Saya berharap ada tindakan peninggian tanggul di Kali Lereng untuk mengendalikan banjir ketika memasuki musim penghujan” tambahnya lagi.

 

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, S.Sos. Beliau menghimbau kepada petani padi untuk mengoptimalkan program AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi) untuk mengurangi kerugian yang dialami petani ketika terjadi musibah banjir.

 

“Desa Bendungan, Rowodadi dan Trimulyo merupakan desa yang sering mengalami kekeringan saat kemarau dan saat penghujan mengalami  banjir karena tidak adanya tempat pembuangan air. Sehingga pentingnya memanfaatkan AUTP untuk mengurangi dampak kerugian ketika terjadi gagal panen padi”, ujarnya mengakhiri sambutannya.

 

Dalam agenda kunjungan tersebut, Direktur Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI, Dr. Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, MM., menyampaikan rasa bangga dan mensuport program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menjadikan Kabupaten Purworejo menjadi lumbung pangan. Adapun musibah banjir yang menyebabkan gagal panen di beberapa wilayah di Kecamatan Grabag, diperlukan penanganan lintas sektoral, diantaranya dengan upaya peninggian tanggul dan pengoptimalan program AUTP.

“Akan segera saya koordinasikan dengan Direktur Perbenihan Tanaman Pangan agar lokasi yang terdampak banjir mendapat bantuan benih padi dengan harapan petani dapat menanam padi kembali. Juga bantuan alsintan akan dibagi di jalur aspirasi maupun regular”, ungkapnya.

 

Menurutnya, dalam melakukan budidaya padi diperlukan penggunaan bahan- bahan yang ramah lingkungan untuk melindungi tanaman itu sendiri maupun untuk melindungi musuh alami.

 

“Akhirnya, saya berharap upaya- upaya yang akan dilakukan untuk mengendalikan banjir di wilayah Kecamatan Graba dapat dilakukan dengan sebaik- baiknya bahkan di masa yang akan datang tidak terdampak banjir lagi”, imbuhnya menutup sambutannya.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung