- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Koordinasi Persiapan Demplot Tembakau Lokal Digelar, 18 Hektar Siap Dikembangkan di 6 Kecamatan Purworejo

Koordinasi Persiapan Demplot Tembakau Lokal Digelar, 18 Hektar Siap Dikembangkan di 6 Kecamatan Purworejo
Purworejo – Dalam rangka mendukung pengembangan varietas tembakau yang tersebar di enam kecamatan, yaitu Purworejo, Bagelen, Purwodadi, Banyuurip, Kemiri, dan Kutoarjo seluas 18 hektar sebagai upaya meningkatkan hasil panen tembakau melalui peningkatan produktivitas, kualitas, dan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit tanaman, Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menggelar pertemuan koordinasi persiapan pelaksanaan demplot pengembangan varietas tembakau di aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo pada tanggal 6 Mei 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh para petani pelaksana kegiatan, Koordinator PPL, serta PPL Wibi dari masing-masing kecamatan yang terlibat. Pertemuan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Bapak Hadi Sadsila, SP., MM., yang menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas tembakau lokal.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pemaparan sejumlah materi. Materi pertama disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terkait Arah Kebijakan Tembakau 2025 Dalam Rangka Mewujudkan Produksi yang Berkelanjutan. Materi kedua dibawakan oleh narasumber dari POPT BPTPHP Provinsi Jawa Tengah, yang mengupas aspek teknis identifikasi dan strategi pengendalian efektif opt tembakau. Materi ketiga disampaikan oleh Kepala Stasiun Klimatologi DIY yang memberikan informasi terkait kondisi iklim dan cuaca yang berpotensi memengaruhi budidaya tembakau. Materi terakhir disampaikan oleh Ketua DPC APTI Kabupaten Purworejo yang memberikan wawasan dari sisi petani dan kelembagaan dalam rangka mendukung sistembudidaya petani yang berbasis lokasi dan pasar.
Acara ditutup dengan penyampaian teknis pelaksanaan kegiatan demplot oleh Tim Pelaksana dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, sebagai panduan bagi para petani dan PPL dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan instansi teknis semakin kuat dalam mendorong potensi tembakau lokal Purworejo agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan.






