- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
- DKPP Gelar Rakor Pengawasan Hewan Kurban 2026, Tekankan Kelayakan dan Higienitas untuk Hasilkan Daging ASUH
Kolaborasi Evakuasi dan Nekropsi Hiu Tutul

Kolaborasi Evakuasi dan Nekropsi Hiu Tutul
Purworejo, 8 Desember 2025 || Kolaborasi OPD dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk evakuasi Hiu Tutul atau Hiu Paus, kondisi Hiu sudah mati. OPD yang terlibat yaitu DLHP, DKPP, DPUPR, SatpolPP, Pemerintah Desa, dan TNI AL, dari pihak KKP bersama dengan drh. Dwi Suprapti, dkk. Pelaksanaan evakuasi cukup dramatis karena panjang badan hiu tutul mencapai 4,5 meter, sehingga dibutuhkan alat berat untuk mengangkat ke tepian pantai guna melaksanakan nekropsi untuk mendapatkan spesimen organ.
Nekropsi memiliki arti pembedahan sistematis pada hewan yang sudah mati (sering disebut bedah bangkai) untuk mengetahui penyebab kematiannya dengan memeriksa kondisi organ luar dan dalam secara detail. Spesimen organ yg diambil adalah organ jantung, hepar kanan dan kiri, limpa, lambung, usus, isi lambung untuk uji patologi dan bagian kulit serta subkutan untuk uji genetik.
Status hiu tutul (hiu paus) adalah dilindungi penuh di Indonesia berdasarkan Kepmen KP No. 18/2013 karena populasinya terancam punah. IUCN (International Union for Conservation of Nature) menetapkannya sebagai spesies yang rentan (Vulnerable) sejak tahun 2000, dan diperbarui menjadi Terancam Punah (Endangered) pada tahun 2016 karena penurunan populasi yang signifikan.






