- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
KERJASAMA BPP PURWOREJO - LPP MWCNU KECAMATAN PURWOREJO

KERJASAMA BPP PURWOREJO - LPP MWCNU KECAMATAN PURWOREJO
BPP Kecamatan Purworejo pada hari Kamis, tanggal 12 Januari 2023 melaksanakan pendampingan kegiatan Pelatihan Pertanian Organik yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pelatihan (LPP) MWCNU Kecamatan Purworejo yang bertempat di sekertariat P4S Tani Mandiri Kelurahan Baledono dan peserta adalah 40 petani perwakilan dari MWCNU wilayah 5.
Ketua MWCNU Kecamatan Purworejo, Bapak KH Muhammad Haekal, S.Pdi mengucapkan terimakasih atas dukungan dari BPP Kecamatan Purworejo dan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut ke wilayah-wilayah lain.
BPP Purworejo memberikan gambaran bahwa manusia masih tetap membutuhkan nasi sebagai makanan yang mana nasi berasal dari beras, beras berasal dari padi yang ditanam di sawah oleh petani. Maka kualitas beras dan sawah harus dijaga agar tetap subur dan memberikan hasil yang bagus serta menyehatkan kita dan anak cucu kita. Oleh karena itu petani wajib mengetahui cara menjaga dan memperbaiki kondisi ekosistem lahan sawah. Guna mewujudkan pertanian yang berkelanjutan maka petani diberikan pelatihan teknologi pertanian ramah ekosistem yang mudah dan murah.
Sinergitas antara pihak pemerintah dan LSM yang peduli dengan pertanian diharapkan akan mempercepat peningkatan produksi pangan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertanian organik, tanya jawab, dan diakhiri dengan praktek pembuatan pupuk hayati dan perbanyakan dekomposer nitro.
Setelah selesainya pelatihan ini diharapkan adanya peningkatan penerapan teknologi budidaya pertanian organik yang akan berdampak pada peningkatan produksi pangan sehat yang berkelanjutan.
========Ardiyanti Nuswantari, SP==========
PPL BPP Purworejo






