KELOMPOK TANI MUGI MAKMUR MELAKSANAKAN SEKOLAH LAPANG PERDANA

By DINPPKP 14 Apr 2023, 13:15:36 WIB Penyuluhan
KELOMPOK TANI MUGI MAKMUR MELAKSANAKAN SEKOLAH LAPANG PERDANA

KELOMPOK TANI MUGI MAKMUR MELAKSANAKAN SEKOLAH LAPANG PERDANA

 

Bertempat di Kelompok Tani Mugi Makmur Desa Wareng Kecamatan Butuh pada hari Jum’at tanggal 14 April 2023 dilaksanakan Sekolah Lapang (SL). Kegiatan Sekolah Lapang (SL) padi dilaksanakan dalam rangka mendukung budidaya tanaman padi di  kelompok tani. Sekolah Lapang dianggap sebagai salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif.

Pada kesempatan tersebut hadir PPL Wibi Wareng, POPT, Pengurus dan anggota poktan Mugi Makmur pelaksana kegiatan Sekolah Lapang yang berjumlah 20 orang.

                Kegiatan Sekolah Lapang ini merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan yang dilakukan oleh poktan dalam menjalankan usaha taninya yang difasilitasi oleh penyuluh yang berada di wilayah BPP. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini diantaranya untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam budidaya usaha tani di lingkungan anggota kelompok tani.

Kegiatan sekolah lapang ini direncanakan akan dilakukan sejumlah 12 kali pertemuan selama kegiatan budidaya usahatani padi. Adapun waktu pertemuan disepakati bersama anggota dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota guna menunjang kegiatan usahatani padi yang dilaksanakan oleh para petani anggota kelompoktani.

Sebelum pemberian materi dan pelaksanaan praktek, terlebih dahulu dilakukan Pre Test untuk Pelaksana SL dengan 10 pertanyaan yang berfungsi untuk menguji pengetahuan umum peserta SL tentang kegiatan persiapan benih padi. Dari hasil Pre Test diperoleh data jika pengetahuan peserta rata-rata dalam kriteria berpengetahuan cukup baik. Setelah mengerjakan pretest, barulah pemaparan materi tentang sosialisasi SL yang akan dilaksanakan kelompok tani dan materi tentang seleksi benih.

Pada pertemuan perdana kali ini, disampaikan materi mengenai ‘Seleksi Benih’. Materi seleksi benih sendiri disajikan dalam bentuk teori dan praktek. Penyampaian teori disampaikan oleh PPL Wibi setempat, sedangkan kegiatan praktek seleksi benih didampingi oleh POPT.

Praktek seleksi benih padi dilakukan dengan menggunakan larutan air dan garam. Dengan tujuan agar memperoleh benih yang bernas dan berisi penuh dan mengurangi resiko kegagalan tanam.  Caranya sangat mudah yaitu hanya membutuhkan air, garam, telur, ember, dan gabah yang akan ditanam.

Saat melakukan kegiatan tersebut, petani terlihat sangat semangat dan antusias mengikuti SL walaupun dalam kondisi puasa Ramadhan. Dari hasil pemaparan dan diskusi, banyak peserta yang menggali beberapa pengalaman dan kendala dalam budidaya padi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, pengetahuan sikap dan keterampilan petani akan semakin meningkat,

(Oleh Ariffina Widyandaruni, SP)

 

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung