- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Kegiatan Tanam Padi Jajar Legowo Demplot CSA SIMURP th 2023

Kegiatan Tanam Padi Jajar Legowo Demplot CSA SIMURP th 2023
Senin, tanggal 27 Maret 2023 petugas penyuluh pertanian lapangan bersama kelompok tani Marsudi Tani desa Sedayu kecamatan Loano melaksanakan tanam padi dalam kegiatan Demplot CSA SIMURP tahun 2023.
Budidaya padi adalah kegiatan yang bertujuan mendapatkan hasil yang setinggi- tingginya dengan kualitas sebaik mungkin. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, maka tanaman yang akan ditanam harus sehat dan subur.
Dengan program kegiatan CSA SIMURP ini salah satunya dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo. Sistem tanam jajar legowo adalah pola bertanam yang berselang-seling antara dua atau lebih (biasanya dua atau empat) baris tanaman padi dan satu baris kosong. Sistem ini ditujukan untuk mengoptimalkan produktivitas tanaman padi melalui pengaturan populasi, tanaman diatur sehingga mendapatkan ruang tumbuh dan sinar matahari yang maksimal serta efektivitas pemeliharaan tanaman seperti penyiangan, aplikasi pupuk, serta penanggulangan hama dan penyakit lebih efektif sehingga dapat meningkatkan produktifitas padi sekitar 10-15 % .
Untuk mencapai peningkatan produksi padi tersebut masih terdapat kendala yang ditemui, diantara kendala tersebut adalah penggunaan metode tanam padi masih secara konvensional/tegel sehingga produksi dan produktivitas yang diharapkan belum bisa tercapai. Keluhan saat ini petani merasa sulit untuk tanam dengan sistem jajar legowo.Untuk mengurangi keluhan tersebut maka dibuatlah prototype caplak sebagai alat penggaris tanah dengan tujuan untuk memudahkan dalam pembuatan garis dilahan sawah yang akan . dapat diterapkan secara berkelanjutan.
( Dhian Puspitasari. A.Md) PPL Loano






