- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Kegiatan monitoring kandang dan kesehatan ternak domba komunal di Desa Watukuro, kec.Purwodadi

Kegiatan monitoring kandang dan kesehatan ternak domba komunal di Desa Watukuro, Kecamatan Purwodadi. Pemeliharaan ternak domba ini atas inisiatif 4 peternak di desa ini. Mereka mandiri menggunakan dana pribadi untuk membuat kandang (ukr 5 x 15 m), membeli domba (30 ekor), dan melengkapi dengan kelengkapan pemeliharaan meliputi lahan hijuan pakan, mesin pencacah pakan, bak2/kantong2 fermentasi, dan perlatan lain guna pemeliharaan domba ini. Pemeliharaan berupa penggemukan (utk domba2 jantan) dan perbibitan (untuk domba2 betina).
Monitoring dilakukan berdasar permintaan pihak peternak melalui perangkat desa. Dalam kegiatan kali ini, terpantau bahwa kandang sudah memenuhi syarat kandang ideal, ternak terpelihara dengan bagus, namun ada kekurang tahuan peternak mengenai tata cara pemberian obat cacing. Mereka juga masih mengeluhkan tetang kekurangbagusan mesin pencacah bahan fermentasi, masih kurang lembut katanya.
Ke depannya, mereka berharap usaha ini memberikan hasil yg memuaskan, mampu mendapatkan untung yg lumayan, sehingga selain mampu menambah penghasilan juga mampu menambah kelengkapan kandang yg belum optimal.
Untuk ke depannya, keempat peternak ini berencana membentuk kelompok peternak, dengan menambah jumlah anggota. Agar nantinya di desa ini akan ada kelompok ternak mandiri (bukan berasal dr bantuan pemerintah).
Namun bagi mereka, camour tangan dan bantuan dari pihak dinas/pemerintah masih sangat mereka harapkan, utamanya maslah pendampingan pemeliharaan kesehatan dan juga seandainya memungkinkan adalah suntikan dana guna menambah jumlah ternak yg dipelihara. _drh.Fauziyah, UPT Puskeswan Pos Jogoboyo






