- LAPORAN HASIL VERIFIKASI LAPANGAN PERMOHONAN BANTUAN BIBIT JERUK PURUT DESA KEMANUKAN
- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
Keamanan Pangan

Keamanan Pangan
Pembinaan dan pendampingan
kelompok wanita tani merupakan strategi untuk mendukung pemberdayaan,
penumbuhan, dan penguatan kelembagaan wanita tani. Bertempat di Rumah Ibu
Muktikoziroh Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki Desa Kuwurejo Kecamatan Kutoarjo
pada hari Selasa, 10 Desember 2024 dilakukan pertemuan rutin kelompok wanita
tani. Acara ini dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Kuwurejo, Koordinator dan PPL
Wilayah Binaan Desa Kuwurejo, pengurus dan anggota kelompok wanita tani
sebanyak 25 orang. Ibu Sri Handayani Adji selaku Koordinator PPL Kecamatan
Kutoarjo menyampaikan bahwa keamanan pangan merupakan upaya dan kondisi yang
dilakukan untuk mencegah pangan dari cemaran yang dapat membahayakan kesehatan
manusia. Cemaran tersebut dapat berupa cemaran biologis, kimia, atau benda
lain. Keamanan pangan bertujuan untuk menjaga pangan tetap higienis, bermutu,
dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, mencegah
penyakit bawaan pangan (food born diseases) yang disebabkan oleh kontaminasi
pangan dengan bakteri, virus, atau zat berbahaya lainnya, mempertahankan mutu
pangan, mulai dari penanganan bahan hingga siap dikonsumsi
Ibu Reny Marlina Yushanita selaku
PPL Wilayah Binaan Desa Kuwurejo mengatakan bahwa beberapa kunci keamanan
pangan yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan, pisahkan pangan
mentah dan matang, masak dengan benar, jagalah pangan di suhu aman, gunakan air
dan bahan baku yang aman. Beberapa cara untuk menjaga keamanan pangan antara
lain cuci tangan sebelum mengolah makanan,
masak hingga matang, dengan suhu minimal 70 derajat Celcius, hindari
kontak dengan makanan mentah lainnya,
gunakan wadah kedap air dan kedap udara, gunakan permukaan dan peralatan
yang higienis dan bersih, gunakan air yang jernih, tidak berbau, dan tidak
berasa untuk mencuci sayuran, pilihlah
produk yang tertutup rapat dan pastikan tidak ada lubang atau robekan.
Melalui pertemuan ini diharapkan
dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan wanita tani untuk
menjaga keamanan pangan. Anda dapat menyimpan makanan sesuai prinsip keamanan
pangan, yaitu dengan menyimpan setiap jenis makanan dalam wadah dan tempat yang
sesuai. (Pengirim : Reny Marlina
Yushanita, SP BPP Kecamatan Kutoarjo)






