Kasus Reproduksi Pada Sapi Betina

Breaking News
- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
- SELEKSI TENAGA FASILITATOR LAPANGAN KEGIATAN RJIT 2026
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani melalui Sekolah Lapang Tembakau di Kelompok Tani Ngudi Waluyo III Desa Keduren
- DKPP PURWOREJO SALURKAN BANTUAN PANGAN CPPD KE SEJUMLAH BNBA TERDAMPAK PUSO DAN KEKERINGAN DI DESA/KELURAHAN KECAMATAN PURWOREJO
- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
- PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP
Kasus Reproduksi Pada Sapi Betina

Pada ternak sapi terutama sapi bunting ataupun setelah melahirkan, acap kali terjadi kasus prolapsup vagina dan uterus, yaitu organ reproduksi sapi betina yang terdorong keluar dari rongga perutnya. Kejadian ini bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan infeksi, perdarahan pada organ tersebut. Bila sampai terjadi luka hingga robek pada organ maka ternak akan sulit diselamatkan. Oleh karena itu sebaiknya peternak segera melaporkan kepada dokter hewan atau mantri hewan bila ada kejadian seperti ini, agar segera dapat dilakukan penanganan secepatnya.






