Kasus Reproduksi Pada Sapi Betina

Breaking News
- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
Kasus Reproduksi Pada Sapi Betina

Pada ternak sapi terutama sapi bunting ataupun setelah melahirkan, acap kali terjadi kasus prolapsup vagina dan uterus, yaitu organ reproduksi sapi betina yang terdorong keluar dari rongga perutnya. Kejadian ini bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan infeksi, perdarahan pada organ tersebut. Bila sampai terjadi luka hingga robek pada organ maka ternak akan sulit diselamatkan. Oleh karena itu sebaiknya peternak segera melaporkan kepada dokter hewan atau mantri hewan bila ada kejadian seperti ini, agar segera dapat dilakukan penanganan secepatnya.






