- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Kadis DKPP Kabupaten Purworejo terima kunjungan Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementan

Kadis DKPP Kabupaten Purworejo terima kunjungan Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Hadi Sadsila, SP, MM menerima kunjungan dari tim Kementerian Kesehatan, yang dipimpin oleh Ir. Baginda Siagian, M.Si, selaku Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementerian Pertanian , di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Banyuurip (Kamis, 27/7/2022).
Kehadiran Ir. Baginda Siagian, M.Si bersama dengan Tim NPIU SIMURP adalah dalam rangka monitoring pelaksanaan proyek SIMURP yang dilaksanakan di wilayah kerja BPP Banyuurip Kabupaten Purworejo.
Ir. Baginda Siagian, M.Si memanfaatkan kunjungan ini untuk menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan bidang pertanian, diantaranya mengenai tujuan yang ingin dicapai oleh Kementerian Pertanian, yaitu meningkatkan Produksi dan Produktivitas padi dalam rangka menjaga ketahanan pangan Nasional. Selain itu dalam kesempatan yang lain Beliau juga mengapresiasi kegiatan SIMURP yang dilaksanakan di BPP Banyuurip melalui kegiatan CSA SIMURP yang sudah dilaksanakan dari tahun 2021 hingga saat ini
Climate Smart Agriculture ( CSA ) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan Gas Rumah Kaca ( GRK ) yang dihasilkan dari penggunaan bahan - bahan kimia dalam pertanian, diantaranya adalah berasal dari penggunaan pupuk kimia dan Pestisida kimia untuk pengendali hama. Selain itu dalam kesempatan yang sama Ir. Baginda Siagian, M.Si bersama dengan Tim NPIU SIMURP didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ir. Hadi Sadsila, SP, MM juga melaksanakan kunjungan lapang di lokasi demplot Scalling Up SIMURP seluas 50 Ha yang berlokasi di KT. Tani Maju Desa Tegalrejo Kecamatan BAnyuurip, KT. BAngkit Desa Sumbersari Kecamatan Banyuurip dan KT. Sumberluhur Desa Sumbersari Kecamatan Banyuurip
Seperti disampaikan dalam Paparan Koordinator BPP Banyuurip Sri Lastuti, SP “Melalui kegiatan CSA SIMURP dan Demplot Scalling Up ini, bersama dengan rekan - rekan Penyuluh Pertanian kita sampaikan kepada petani bahwa pada saat ini selain harus mengikuti perkembangan teknologi informasi petani juga diharapkan bisa berperan serta dalam menjaga llingkungan, salah satunya adalah dengan mengadopsi teknologi yang dilaksanakan pada kegiatan CSA, seperti Metode Tajarwo, Penggunaan Pupuk Organik dan Pemanfaatan Agensi Hayati”






