Irpom, Bantu petani Sidomukti Bener Capai Target Tanam Padi IP 2

By DINPPKP 11 Feb 2025, 11:19:49 WIB Penyuluhan
Irpom, Bantu petani Sidomukti Bener  Capai Target Tanam Padi IP 2

Budidaya tanaman padi disebagian wilayah Kecamatan Bener yang kontur tanah persawahannya sebagian besar berada diperbukitan, selama ini mengandalkan aliran air dari mata air yang ada di beberapa desa dan bisa mengaliri desa tetangga sebelahnya. Tak ubahnya Desa Sidomukti selama ini budidaya padi diwilayah tersebut menggunakan mata air yang dialirkan dari Desa Ngasinan dialirkan menggunakan pipa ukuran 2 (dua) inchi. Aliran air ini pun masih harus bergantian dengan desa sebelah sehingga kendala dalam hal pengairan sering dialami oleh petani setempat untuk budidaya padi. Untuk mempertahankan ketahanan pangan dan meningkatkan indeks pertanaman 2 atau lebih maka peran pengairan irigasi ini sangatlah penting.

 

Untuk mengatasi masalah pengairan di Desa Sidomukti, Irigasi Perpompaan (Irpom) menjadi alternatif solusi dari permasalahan tersebut sehingga dengan adanya pompa 11 PK diesel yang cukup besar dan pipa yang besar untuk mengambil air di saluran dan dialirkan ke areal persawahan 10 Ha. Bahkan bisa diperluas lebih dari 10 Ha karena bisa mencapai areal Ngasinan. Pompa diesel ada di dalam rumah pompa yang dibangun di dekat pengambilan air.

 

Pada hari Selasa, tanggal 11 Februari 2025 Tim Prasarana Pertanian dari Bidang Prasluhtan melakukan monitoring ke Desa Sidomukti untuk mengevaluasi pemanfaatan Irpom tersebut. Hasil evaluasi ternyata pompa belum bisa termanfaatkan dengan baik karena ketinggian lebih dari 10 m dan jauh sekitar 25 m.l sehingga kadang air kurang bisa tersalurkan.

 

Solusi dari hal tersebut demgan  didiskusikan bersama tim adalah dengan penggantian ukuran pipa inlet dengan 3 inchi dan aplikasi sealer lagi untuk mengantisipasi kebocoran inlet.

 

Sementara yang bisa dialirkan hanya air dari sumber kubangan jarak dekat sekitar 5 m,namun untuk pengambilan air sungai belum mampu. Kemarin sudah dicoba untuk penggantian pulli. Namun belum berhasil.

 

Pak Kades berjanji akan segera memperbaiki kendala ini jadi bisa dipakai pada MT 2. Untuk MT 1 stock air cukup banyak karena didukung oleh embung dengan curah hujan cukup tinggi.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung