- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
Indonesia bebas kembali dari PMK terus diupayakan
Indonesia bebas kembali dari PMK terus diupayakan
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah merebak di Indonesia sejak tahun 2022, banyak upaya pemerintah dalam menanggulangi penyakit ini, dari isolasi ternak, pengobatan massal, pembatasan lalulintas ternak, surveilans hingga vaksinasi PMK. PMK merupakan penyakit menular antar hewan ternak berkuku belah yaitu sapi, kerbau, kambing dan domba dengan gejala lepuh di rongga mulut, hipersalivasi, demam dan luka di teracak. Penyakit ini termasuk penyakit re-emerging yaitu penyakit yang dulu pernah ada dan dinyatakan bebas, muncul Kembali. Berdasarkan catatan sejarah wabah PMK di Indonesia, Kasus PMK pertama kali dilaporkan masuk pada tahun 1887 melalui tindakan importasi sapi perah oleh pemerintah Hindia Belanda dari negeri Belanda ke pulau Jawa. Setelah melalui upaya yang serius dan terprogram, wabah PMK terakhir dilaporkan terjadi di pulau Jawa pada tahun 1983. Dampak dari adanya penyakit ini berupa kerugian ekonomi bagi peternak, karena menurunkan produksi susu dan daging, dan beberapa harus diculling kerena infausta (tidak dapat disembuhkan).
Pemerintah kabupaten purworejo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus berupaya untuk mendapatkan kembali status PMK melalui vaksinasi PMK. Sebagian besar wilayah di Purworejo yang memiliki populasi sapi telah tervaksinasi. Vaksinasi PMK kini digalakkan untuk ruminansia kecil yaitu kambing dan domba, telah dilaksanakan di kecamatan Bruno, Bayan, Kemiri, Kutoarjo, Banyuurip, Loano, Gebang, dan Bener.
Vaksinasi PMK dari bidang keswan dan kesmavet berkolaborasi dengan PPL, sehingga dapat mencangkup lebih banyak wilayah dengan 10 tim yg terbentuk. Capaian target ternak yg telah tervaksinasi PMK sejak bulan April hingga november telah mencapai 6.297 ekor kambing dan domba. Vaksinasi PMK ini akan terus dilaksanakan sebagai upaya Indonesia mencapai status bebas PMK.






