Hama Penyakit Nakal Ganggu Tanaman Padi di Bragolan Purwodadi

By DINPPKP 05 Feb 2025, 15:42:17 WIB Penyuluhan
Hama Penyakit Nakal Ganggu Tanaman Padi di Bragolan Purwodadi

Budidaya tanaman padi tidak lepas dari hama dan penyakit tanaman. Pengamatan rutin dan berkala hendaknya selalu dilakukan mulai dari persemaian hingga menjelang panen. Desa Bragolan Kecamatan Purwodadi memiliki hamparan padi seluas 128 ha dan saat ini umur padi berkisar 40 - 60 hst, sebagian besar varietas Ciherang. Di beberapa bagian hamparan tampak bercak coklat dan mengering pada daun.

 Penyakit Hawar Daun atau yang biasa disebut kresek disebabkan oleh Xanthomonas oryzae. Patogen ini menginfeksi pada semua fase pertumbuhan tanaman (mulai dari persemaian hingga menjelang panen). Patogen tersebut menginfeksi tanaman melalui daun. Melukai bagian jaringan pada daun dan dapat masuk melalui mulut daun (stomata). Tanaman yang terinfeksi akan mengalami gangguan fotosintesis karena klorofilnya rusak. Gejala yang tampak pada tanaman saat fase vegetatif adalah daun mengering. Namun bila serangan terjadi pada fase generatif dapat berdampak pada pengurangan produksi akibat pengisian gabah kurang sempurna.

 Beberapa hal yang berpengaruh pada penyebaran penyakit tersebut adalah: (1) kelembaban yang tinggi di sekitar pertanaman, (2) musim penghujan dan (3) dosis pupuk N (nitrogen) yang tinggi dengan tidak diimbangi K (kalium).

 Pada hari Rabu tanggal 5 Februari 2025 telah dilakukan gerakan pengendalian kuratif Penyakit Kresek pada Lahan Padi Poktan Maju Rukun untuk luasan 5 ha. Kegiatan ini di laksanakan oleh petani dari kelompok tani Maju Rukun dan dipandu oleh POPT Wilayah Kerja Purwodadi Ruth Naftaly dan PPL Wibi Eny Widiastuti. Bahan pengendali yang digunakan berbahan aktif tembaga oksida yang berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Purworejo. Gerakan ini adalah sebagai stimulan agar petani mau melakukan pengendalian dilahannya masing-masing secara bersama-sama.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung