- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
HADIRKAN PAKAR AREN INDONESIA, PETANI BENER SIAP LAKUKAN PENGEMBANGAN
HADIRKAN PAKAR AREN INDONESIA,
PETANI BENER SIAP LAKUKAN PENGEMBANGAN
|
|
|
Pada Hari Kamis tanggal 6 Juni 2024, Kelompok Tani
Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Bener mengadakan pertemuan rutin dengan tema
“Potensi Aren Sangat Menjanjikan untuk Masa Depan” di Aula BPP Bener. Pertemuan ini dihadiri oleh anggota
KTNA Kecamatan Bener, Tim KJF Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten
Purworejo dan narasumber utama Bapak Warsito, Ketua Asosiasi Aren Indonesia Provinsi
Riau.
Pertemuan dibuka oleh Koordinator PPL Kecamatan Bener, Ibu Febtory Setyo Harsanti
S.P. ,M.M.A,, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan
untuk menggali potensi aren di Kecamatan Bener yang selama ini kurang
dimanfaatkan secara optimal. Beliau berharap pertemuan ini dapat memberikan
wawasan baru bagi para petani dan mendorong mereka untuk mengembangkan budidaya
aren.
Dilanjutkan sambutan dari Dinas Ketahanan Pangan dan
Pertanian Kabupaten Purworejo, Bapak Wahyudi, S.Pt., M.Sc yang menyampaikan
bahwa pentingnya pemanfaatan aren sebagai komoditas unggulan daerah. Beliau
berharap pertemuan ini dapat memberikan wawasan baru dan mendorong para petani
untuk mengembangkan budidaya aren secara lebih optimal.
Bapak Warsito, dalam pemaparannya, menjelaskan berbagai
aspek yang membuat aren menjadi komoditas yang sangat menjanjikan. “Aren adalah
tanaman multi fungsi yang seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan, mulai dari
batang, daun, hingga buahnya,”. Beliau menekankan bahwa produk turunan aren
seperti gula aren, nira, dan kolang-kaling memiliki nilai ekonomi yang tinggi
dan pasar yang luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Salah satu keunggulan utama aren adalah kemampuannya
tumbuh di berbagai jenis tanah dan kondisi iklim, sehingga sangat cocok untuk
dikembangkan di wilayah Kecamatan Bener. “Dengan perawatan yang tepat,
produktivitas aren bisa sangat tinggi. Ini adalah peluang besar bagi petani
untuk meningkatkan pendapatan,” tambahnya.
Dalam sesi tanya jawab, para peserta tampak antusias
mengajukan berbagai pertanyaan. Salah satu petani, Pak Wahid, bertanya tentang
cara yang efektif untuk mengolah nira menjadi gula aren berkualitas tinggi.
Bapak Warsito menjawab dengan rinci, menjelaskan langkah-langkah yang perlu
dilakukan serta teknologi sederhana yang bisa diterapkan untuk menjaga kualitas
produk.
Selain
itu, juga membahas tentang strategi pemasaran yang efektif untuk produk-produk
aren. Beliau menyarankan agar petani membentuk koperasi atau kelompok usaha
bersama untuk meningkatkan daya tawar dan mempermudah akses ke pasar yang lebih
luas. “Penting bagi petani untuk tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga
pada aspek pemasaran dan branding. Dengan begitu, produk aren dari Bener bisa
dikenal lebih luas dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” ungkapnya..
Dengan
adanya pertemuan ini, diharapkan potensi aren di Kecamatan Bener dapat tergali
dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga bisa menjadi salah satu sumber
pendapatan utama bagi para petani lokal. Pertemuan ini juga menandai langkah
awal untuk menjadikan aren sebagai komoditas unggulan yang dapat mendongkrak
perekonomian daerah.
(
Winaryanti/PPL BPP Bener )






