Gerdal Wereng Batang Coklat di Tanjunganom Butuh, Purworejo

By DINPPKP 08 Jul 2022, 09:33:18 WIB Penyuluhan
Gerdal Wereng Batang Coklat  di Tanjunganom Butuh, Purworejo

Gerdal Wereng Batang Coklat (WBC) di Desa Tanjunganom Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo

Adanya serangan hama Wereng batang coklat (WBC) yang tanaman padi umur 55 - 65 HST. diadakan Gerakan pengendalian (Gerdal) yang  dilaksanakan di Area Persawahan tanaman padi milik Kelompok Tani “Sri Makmur”, Desa Tanjunganom, Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dedy Wahyudi, Penyuluh Pertanian, Perangkat Desa, anggota kelompok tani yang dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB, pada Hari Senin, 04 Juli 2022.

Gerdal yang dilakukan degan menggunakan insektisida BASSA yang merupakan racun kontak berbentuk pekatan berwarna coklat muda yang dapat diemulsikan untuk mengendalikan hama-hama penting pada tanaman padi seperti wereng coklat. Insektisida ini yang telah direkomendasikan untuk pengendalian hama tanaman padi sehingga bermanfaat untuk tanaman dan aman. Kegiatan budidaya padi yang terus menerus berdampak pada serangan hama terutama WBC yang menyebabkan penurunan produksi padi. Faktor lain juga dapat dipicu oleh  pengaruh  factor iklim dari perubahan curah hujan, suhu udara, dan kelembaban udara. Penggunaan Insektisida BASSA untuk pengendalian Wereng Batang Coklat menggunakan dosis 0,5 - 1 liter/hektar dengan penyemprotan volume tinggi (500 liter/ha) disemprotkan merata ke seluruh tanaman.

Tujuan pelaksanaan kegiatan Gerdal WBC pada tanaman padi di Kelompok Tani “Sri Makmur”, Desa Tanjunganom adalah a) Mensosialisasikan aplikasi penggunaan pestisida secara bijaksana kepada petani agar memperoleh hasil optimal yaitu dengan cara aplikasi secara serentak dan melibatkan banyak orang (petani); b) Mencegah penyebaran yang lebih luas terutama bagi lahan yang berdekatan dengan lokasi serangan serta menyelamatkan tanaman padi yang baru terindikasi kena serangan ringan. Sedangkan untuk manfaat yang diperoleh dalam kegiatan Gerdal OPT WBC adalah meningkatnya pengetahuan petani mengenai penggunaan pestisida tepat sasaran, dan cara aplikasi. Adanya Gerdal ini diharapkan dapat menjaga lahannya dengan serius serta segera menghubungi PPL jika mulai ada gejala serangan untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan secara bersama-sama.

 

(Dwi Setyaningsih, PPL Butuh)

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung