- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Gerdal Wereng Batang Coklat di Tanjunganom Butuh, Purworejo

Gerdal Wereng Batang Coklat (WBC) di Desa Tanjunganom Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo
Adanya serangan hama Wereng batang coklat (WBC) yang tanaman padi umur 55 - 65 HST. diadakan Gerakan pengendalian (Gerdal) yang dilaksanakan di Area Persawahan tanaman padi milik Kelompok Tani “Sri Makmur”, Desa Tanjunganom, Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dedy Wahyudi, Penyuluh Pertanian, Perangkat Desa, anggota kelompok tani yang dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB, pada Hari Senin, 04 Juli 2022.
Gerdal yang dilakukan degan menggunakan insektisida BASSA yang merupakan racun kontak berbentuk pekatan berwarna coklat muda yang dapat diemulsikan untuk mengendalikan hama-hama penting pada tanaman padi seperti wereng coklat. Insektisida ini yang telah direkomendasikan untuk pengendalian hama tanaman padi sehingga bermanfaat untuk tanaman dan aman. Kegiatan budidaya padi yang terus menerus berdampak pada serangan hama terutama WBC yang menyebabkan penurunan produksi padi. Faktor lain juga dapat dipicu oleh pengaruh factor iklim dari perubahan curah hujan, suhu udara, dan kelembaban udara. Penggunaan Insektisida BASSA untuk pengendalian Wereng Batang Coklat menggunakan dosis 0,5 - 1 liter/hektar dengan penyemprotan volume tinggi (500 liter/ha) disemprotkan merata ke seluruh tanaman.
Tujuan pelaksanaan kegiatan Gerdal WBC pada tanaman padi di Kelompok Tani “Sri Makmur”, Desa Tanjunganom adalah a) Mensosialisasikan aplikasi penggunaan pestisida secara bijaksana kepada petani agar memperoleh hasil optimal yaitu dengan cara aplikasi secara serentak dan melibatkan banyak orang (petani); b) Mencegah penyebaran yang lebih luas terutama bagi lahan yang berdekatan dengan lokasi serangan serta menyelamatkan tanaman padi yang baru terindikasi kena serangan ringan. Sedangkan untuk manfaat yang diperoleh dalam kegiatan Gerdal OPT WBC adalah meningkatnya pengetahuan petani mengenai penggunaan pestisida tepat sasaran, dan cara aplikasi. Adanya Gerdal ini diharapkan dapat menjaga lahannya dengan serius serta segera menghubungi PPL jika mulai ada gejala serangan untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan secara bersama-sama.
(Dwi Setyaningsih, PPL Butuh)






