- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Gerdal Swadaya WBC di Kelompok Tani Sri Rejeki Dukuhrejo Bayan

Gerakan
Pengendalian Swadaya
Hama
Wereng Batang Coklat
di
Kelompok Tani Sri Rejeki, Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan
Balai Penyuluhan
Pertanian (BPP) Kecamatan Bayan dan Kelompok tani Sri Rejeki yang mendapat
dukungan pemerintah Desa Dukuhrejo di Kecamatan Bayan, Purworejo, kembali
bergotong-royong untuk memerangi hama wereng yang menyerang tanaman padi. Sejak
akhir Musim tanam ke-II pada bulan Juli, hama wereng telah terdeteksi di
beberapa wilayah di Kecamatan Bayan, dan berbagai upaya pengendalian terus
dilakukan.
Musringah, Petugas
Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) BPP Kecamatan Bayan,
menjelaskan bahwa gerakan pengendalian hama wereng di Kelompok tani Sri Rejeki
Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan dilakukan secara terpadu dan bertahap. Dari
Hasil Pengamatan di lahan Padi di Wilayah Desa Dukuhrejo sudah terdapat hama
wereng pada tiap-tiap rumpun tanaman padi. Pada tahap ini populasi serangan
hama wereng ini masih sedikit dengan skala ringan. Pada awalnya, Poktan
menggunakan Pestisida nabati sebagai langkah awal pencegahan, namun apabila
populasi hama wereng terus meningkat, Poktan berencana dan beralih dengan
penggunaan dan pengaplikasian pestisida kimia.
Kelompok Tani Sri Rejeki
Desa Dukuhrejo, salah satu kelompok tani yang aktif dalam gerakan pengendalian
hama wereng di Bayan, merasakan serangan hama wereng pada musim tanam ke- I
sebelumnya termasuk kondisi parah. Dari permasalahan tersebut poktan dari jauh
jauh hari sudah membuat pestisida nabati yang tersedia dilingkungan sekitar
seperti buah mojo, tembakau dll dengan proses
fermentasi. Kepala Desa Dukuhrejo, Suhadi menyatakan apresiasinya dengan
mendukung gerakan pengendalian secara swadaya ini untuk mendapatkan hasil
optimal nantinya. Hal ini disambut dengan
anggota kelompok tani yang sangat antusias dan bersemangat dalam menjaga
tanaman padi mereka.
Pelaksanaan Gerakan
Pengendalian secara swadaya ini di ikuti sejumlah 12 Petani, pengendalian hama
wereng menggunakan pestisida nabati sebagai kesiapsiagaan dalam menghadapi
serangan WBC agar serangan tidak menyebar dan bisa segera dikendalikan. Muh
Taslim Ketua Kelompok Tani Sri Rejeki, optimis bahwa hama wereng dapat diatasi
dengan langkah-langkah yang tepat. "Kedepannya, kami akan menggunakan
Varietas Padi Tahan Wereng (VUTW) dan melakukan rotasi tanam untuk memutus
siklus wereng," ujarnya.
Serangan hama wereng yang
tinggi dipicu oleh cuaca hangat dan lembab, lingkungan yang ideal untuk
perkembangan wereng. Petugas POPT BPP Kecamatan Bayan, Musringah, menghimbau
kepada petani agar selalu waspada terhadap serangan hama wereng. "Petani
harus melakukan pengamatan rutin dan segera melaporkan kepada Penyuluh lapangan
dan POPT jika melihat tanda-tanda serangan hama," ujarnya.
Gerakan pengendalian hama
wereng di Kecamatan Bayan merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antara
petani dan pemerintah dapat menghasilkan solusi yang efektif. Dengan semangat
gotong-royong dan komitmen yang kuat, hama wereng diharapkan dapat diatasi.
Dengan harapan Hasil Panen yang Berkualitas dan Produktivitas tinggi.
Purworejo,
09 Juli 2024
Budiyanto ( PPL Kacamatan Bayan )






