Gerdal Swadaya WBC di Kelompok Tani Sri Rejeki Dukuhrejo Bayan

By DINPPKP 19 Jul 2024, 14:08:51 WIB Penyuluhan
Gerdal Swadaya WBC di Kelompok Tani Sri Rejeki Dukuhrejo Bayan

Gerakan Pengendalian Swadaya

Hama Wereng Batang Coklat

di Kelompok Tani Sri Rejeki, Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan

 

 

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bayan dan Kelompok tani Sri Rejeki yang mendapat dukungan pemerintah Desa Dukuhrejo di Kecamatan Bayan, Purworejo, kembali bergotong-royong untuk memerangi hama wereng yang menyerang tanaman padi. Sejak akhir Musim tanam ke-II pada bulan Juli, hama wereng telah terdeteksi di beberapa wilayah di Kecamatan Bayan, dan berbagai upaya pengendalian terus dilakukan.

Musringah, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) BPP Kecamatan Bayan, menjelaskan bahwa gerakan pengendalian hama wereng di Kelompok tani Sri Rejeki Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan dilakukan secara terpadu dan bertahap. Dari Hasil Pengamatan di lahan Padi di Wilayah Desa Dukuhrejo sudah terdapat hama wereng pada tiap-tiap rumpun tanaman padi. Pada tahap ini populasi serangan hama wereng ini masih sedikit dengan skala ringan. Pada awalnya, Poktan menggunakan Pestisida nabati sebagai langkah awal pencegahan, namun apabila populasi hama wereng terus meningkat, Poktan berencana dan beralih dengan penggunaan dan pengaplikasian pestisida kimia.

Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Dukuhrejo, salah satu kelompok tani yang aktif dalam gerakan pengendalian hama wereng di Bayan, merasakan serangan hama wereng pada musim tanam ke- I sebelumnya termasuk kondisi parah. Dari permasalahan tersebut poktan dari jauh jauh hari sudah membuat pestisida nabati yang tersedia dilingkungan sekitar seperti  buah mojo, tembakau dll dengan proses fermentasi. Kepala Desa Dukuhrejo, Suhadi menyatakan apresiasinya dengan mendukung gerakan pengendalian secara swadaya ini untuk mendapatkan hasil optimal nantinya. Hal ini disambut dengan  anggota kelompok tani yang sangat antusias dan bersemangat dalam menjaga tanaman padi mereka.

Pelaksanaan Gerakan Pengendalian secara swadaya ini di ikuti sejumlah 12 Petani, pengendalian hama wereng menggunakan pestisida nabati sebagai kesiapsiagaan dalam menghadapi serangan WBC agar serangan tidak menyebar dan bisa segera dikendalikan. Muh Taslim Ketua Kelompok Tani Sri Rejeki, optimis bahwa hama wereng dapat diatasi dengan langkah-langkah yang tepat. "Kedepannya, kami akan menggunakan Varietas Padi Tahan Wereng (VUTW) dan melakukan rotasi tanam untuk memutus siklus wereng," ujarnya.

Serangan hama wereng yang tinggi dipicu oleh cuaca hangat dan lembab, lingkungan yang ideal untuk perkembangan wereng. Petugas POPT BPP Kecamatan Bayan, Musringah, menghimbau kepada petani agar selalu waspada terhadap serangan hama wereng. "Petani harus melakukan pengamatan rutin dan segera melaporkan kepada Penyuluh lapangan dan POPT jika melihat tanda-tanda serangan hama," ujarnya.

Gerakan pengendalian hama wereng di Kecamatan Bayan merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antara petani dan pemerintah dapat menghasilkan solusi yang efektif. Dengan semangat gotong-royong dan komitmen yang kuat, hama wereng diharapkan dapat diatasi. Dengan harapan Hasil Panen yang Berkualitas dan Produktivitas tinggi.

 

Purworejo, 09 Juli 2024

 Budiyanto ( PPL Kacamatan Bayan )





Berita Purworejo

Counter Pengunjung