GERDAL RUTIN OPT PADI DI POKTAN KUWAT KELURAHAN DOPLANG

By DINPPKP 08 Mar 2024, 14:25:38 WIB Penyuluhan
GERDAL RUTIN OPT PADI DI POKTAN KUWAT KELURAHAN DOPLANG

GERDAL RUTIN OPT PADI DI POKTAN KUWAT KELURAHAN DOPLANG

4 Maret 2024


Salah satu tantangan dalam pembangunan pertanian adalah adanya kecenderungan menurunnya produktivitas lahan. Disisi lain sumberdaya  alam terus menurun sehingga perlu diupayakan  untuk tetap menjaga kelestariannya. Demikian pula dalam usahatani padi, agar usahatani  padi  dapat  berkelanjutan,  maka  teknologi  yang  diterapkan harus  memperhatikan  faktor lingkungan, baik  lingkungan fisik  maupun lingkungan sosial, sehingga agribisnis padi dapat terlanjutkan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan Kelompok Tani Kuwat Kelurahan Doplang Kecamatan Purworejo untuk mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan dengan melaksanakan gerakan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada tanaman padi. Gerakan ini dilakukan secara rutin seminggu tiga kali tiap hari Senin, Rabu dan Jumat di blok yang berbeda. Kegiatan ini didampingi oleh  PPL Wibi Doplang  dan Petugas POPT Kecamatan Purworejo. 

Pengendalian yang dilakukan secara biologi dengan memanfaatkan agens hayati dan Pestisida Nabati. Dengan agens hayati, maka pengendalian yang dilakukan dengan pendekatan pengelolaan agroekosistem dengan menggunakan peran musuh alami OPT sehingga mampu mencegah timbulnya ledakan populasi OPT.

Agensia hayati yang digunakan antara lain: 1)  Beauveria bassiana merupakan cendawan entomopatogen yaitu cendawan yang dapat menimbulkan penyakit pada serangga (menyerang hama wereng dan walang sangit pada tanaman padi),  2) Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yaitu sebagai pemacu atau perangsang pertumbuhan, penyedia unsur hara dan pengendali pathogen yang berasal dari tanah, 3) Paenibacillus, yaitu agensia hayati  yang bersifat antagonis untuk mengendalikan beberapa jenis penyakit tanaman , salah satunya mengendalikan penyakit BLB/kresek pada tanaman padi.

Selain menggunakan Agensia hayati juga menggunakan POC NPK dan pestisida nabati yang semuanya dibuat sendiri oleh Kelompok Tani Kuwat. Diharapkan dengan penggunaan bahan-bahan alami ini keberadaan agroekosistem masih seimbang dan dengan adanya pengendalian OPT yang bersifat ramah lingkungan sejak di persemaian hingga panen dapat mencapai hasil yang melimpah serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mengurangi ketergantungan dengan pupuk kimia.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung