- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang

Berita Gerakan pengendalian OPT Walangsangit ( Leptocorisa Oratorius Fabricus) di Kelompoktani Tani Semi Desa Gintungan Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo
Pada hari ini Selasa tanggal 17 Maret 2026 Kelmpoktani Tani Semi Desa Gintungan Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo melaksanakan gerakan pengendalian bersama untuk mengantisipasi adanya serangan OPT padi terutama Walangsangit yang selama ini selalu menghantui petani.
Karena populasi walangsangit saat ini masih berada di bawah ambang pengendalian , maka pelaksanaan pengendalian kali ini menggunakan pestisida yang ramah lingkungan yaitu dengan memanfaatkan jamur entomopatogen yaitu Beauveria Basiana . Adapun pelaksanaan gerdal ini menggunakan metode penyemprotan dengan APH (Agen Pengendali Hayati) jamur Beauveria Basiana yang merupakan hasil praktek perbanyakan APH yang di lakukan oleh kelompoktani Tani Semi Desa Gintungan Kec. Gebang Kab.Purworejo pada tanggal 3 Maret 2026 lalu atas bimbingan dan pendampingan dari PPL Wibi Gintungan yaitu Dwiati Ratnasari,SP dan POPT Wilker Gebang yaitu Amat Maftuh.
Gerakan pengendalian bersama ini di laksanakan oleh kelompoktani yang terdiri dari ketua,pengurus dan anggota dengan bimbingan dari PPL Wibi dan POPT Wilker Gebang dengan maksud untuk menekan populasi OPT padi terutama Walangsangit sampai di bawah ambang ekonomi sehingga tidak merugikan secara ekonomi bagi petani.
Kemudian untuk rencana tindak lanjut dari gerakan ini adalah pengamatan berkala dan evaluasi hasil untuk menentukan tindakan yang di perlukan di masa yang akan datang.





