- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Gerakan Pengendalian Xanthomonas oryzae di Desa Kesugihan Kecamatan Purwodadi
Gerakan Pengendalian Xanthomonas oryzae di Desa Kesugihan Kecamatan Purwodadi
Kesugihan, 3 Februari 2025. Budidaya tanaman padi tidak lepas dari hama dan penyakit tanaman. Pengamatan rutin dan berkala hendaknya selalu dilakukan mulai dari persemaian hingga menjelang panen. Hamparan tanaman padi di Poktan Maju Makmur Desa Kesugihan, Purwodadi saat ini berkisar umur 40-60 hst, sebagian besar varietas Ciherang, Inpari 32, IR 64, Mekongga, Sintanur dan lain-lain. Gerakan ini dilakukan oleh PPL, petugas POPT, dan petani setempat. Bahan pengendali yang dipakai berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo berbahan aktif Tembaga Oksida 56%.
Penyakit Hawar Daun atau yang biasa disebut kresek disebabkan oleh Xanthomonas oryzae. Patogen ini menginfeksi pada semua fase pertumbuhan tanaman (mulai dari persemaian hingga menjelang panen). Patogen tersebut menginfeksi tanaman melalui daun. Melukai bagian jaringan pada daun dan dapat masuk melalui mulut daun (stomata). Tanaman yang terinfeksi akan mengalami gangguan fotosintesis karena klorofilnya rusak. Gejala yang tampak pada tanaman saat fase vegetatif adalah daun mengering. Namun bila serangan terjadi pada fase generatif dapat berdampak pada pengurangan produksi akibat pengisian gabah kurang sempurna.






