GERAKAN PENGENDALIAN OPT TIKUS DI DESA CEPEDAK, UPAYA LINDUNGI TANAMAN PADI DARI ANCAMAN GAGAL PANEN

By DINPPKP 03 Nov 2026, 14:13:02 WIB Penyuluhan
GERAKAN PENGENDALIAN OPT TIKUS DI DESA CEPEDAK, UPAYA LINDUNGI TANAMAN PADI DARI ANCAMAN GAGAL PANEN

GERAKAN PENGENDALIAN OPT TIKUS DI DESA CEPEDAK, UPAYA LINDUNGI TANAMAN PADI DARI ANCAMAN GAGAL PANEN

 

*Bruno* Dalam rangka menekan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), khususnya hama tikus pada tanaman padi, telah dilaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT Tikus di lahan persawahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera, Desa Cepedak, Kecamatan Bruno, pada Senin, 2 November 2026.

 Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam melindungi tanaman padi dari kerusakan akibat serangan hama tikus sekaligus menjaga potensi produksi dan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Bruno.

 

Pengurus dan anggota KWT Sejahtera bersama petugas pertanian melakukan persiapan umpan dalam kegiatan Gerakan Pengendalian OPT Tikus di Desa Cepedak._

 Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, serangan hama tikus ditemukan pada areal persawahan seluas 0,6 hektare dari total hamparan sawah Musim Tanam (MT) III seluas 9 hektare. Tanaman padi yang menjadi sasaran pengendalian merupakan varietas Ciherang dengan umur tanaman berkisar antara 36–50 Hari Setelah Tanam (HST).

 Dalam pelaksanaannya, pengendalian dilakukan menggunakan metode pengumpanan dengan rodentisida siap pakai merek Kresnakum. Kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan petugas pertanian dan anggota kelompok tani sebagai bentuk gerakan pengendalian OPT secara terpadu di tingkat lapangan.

  

 Petugas dan anggota KWT Sejahtera melakukan kegiatan pengendalian OPT tikus pada hamparan tanaman padi MT III di Desa Cepedak._

Kegiatan Gerdal OPT Tikus ini dihadiri oleh Kepala Desa Cepedak, Bapak Sugeng Haryanto beserta staf Pemerintah Desa Cepedak; Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Bruno, Bapak Sugiyo dan Akmilia, SP; Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah binaan Desa Cepedak, Hari Prabowo, S.TP.; serta pengurus dan anggota KWT Sejahtera Desa Cepedak.

 Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi dan kepedulian bersama dalam menghadapi permasalahan serangan OPT yang berpotensi mengganggu pertumbuhan dan hasil produksi tanaman padi.

 Petugas bersama anggota KWT Sejahtera melaksanakan gerakan pengendalian hama tikus pada lahan persawahan di Desa Cepedak._

 Melalui kegiatan ini, diharapkan populasi hama tikus dapat ditekan sehingga serangan tidak semakin meluas ke areal pertanaman lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran petani agar lebih aktif melakukan pengamatan kondisi pertanaman dan mengenali gejala serangan OPT sejak dini.

 Pengendalian hama tikus perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama seluruh petani dalam satu hamparan. Partisipasi aktif kelompok tani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan petugas POPT menjadi faktor penting dalam keberhasilan upaya perlindungan tanaman.

 

Koordinasi petugas pertanian, pemerintah desa, dan anggota KWT Sejahtera dalam mendukung keberhasilan gerakan pengendalian OPT tikus di Desa Cepedak._

 Dengan terlaksananya Gerakan Pengendalian OPT Tikus ini, diharapkan pertumbuhan tanaman padi varietas Ciherang pada hamparan MT III di Desa Cepedak dapat terjaga dengan baik hingga masa panen. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung perlindungan tanaman pangan dan menjaga ketahanan pangan daerah.

 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus mendorong pelaksanaan pengendalian OPT secara terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan dengan mengedepankan peran aktif petani sebagai garda terdepan dalam perlindungan tanaman pangan.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung