Gerakan Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) Padi

By DINPPKP 04 Feb 2025, 12:59:22 WIB Penyuluhan
Gerakan Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) Padi

Gerakan Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) Padi

Dampak perubahan iklim akhir-akhir ini sangat dirasakan oleh petani. Salah satunya adalah perkembangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman yang dibudidayakan oleh petani. Perubahan cuaca yang tiba-tiba panas kemudian hujan merupakan kondisi yang sangat disukai OPT khususnya penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri.

Pada hari Senin tanggal 3 Februari 2025 bertempat di lahan persawahan Poktan Sido Makmur 1 Desa Plandi Kecamatan Purwodadi telah dilakukan Gerakan Pengendalian OPT secara massal. Padi dihamparan ini rata-rata berumur 40-60 hari setelah tanam. Varietas padi yang ditanam beragam yaitu varietas Ciherang, Inpari 32, IR 64, Mekongga, Sintanur dan lain-lain. Gerakan ini dilakukan oleh PPL, petugas POPT, dan petani setempat. Bahan pengendali yang dipakai berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo berbahan aktif Tembaga Oksida 56%. Tujuan dari gerakan pengendalian ini adalah agar penyakit yang menyerang tanaman padi, khususnya Hawar Daun Bakteri (HDB), bercak coklat  dan busuk pelepah tidak menyebar ke tanaman padi yang lainnya. Selain itu yang terpenting adalah agar tidak terjadi penurunan produksi akibat serangan OPT ini.

Pada kesempatan ini juga disampaikan terkait pentingnya pemupukan berimbang, cara pengaplikasian serta penggunaan alat pelindung diri saaat pelaksanaan penyemprotan.






Berita Purworejo

Counter Pengunjung