- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Gerakan Penanganan Dampak Perubahan Iklim (Gernang DPI)

Gerakan
Penanganan Dampak Perubahan Iklim (Gernang DPI) dilaksanakan pada hari
Rabu, 06 Maret 2024, gerakan penanganan DPI ini di hadiri oleh POPT perwakilan
dari Lab PHP Temanggung, perwakilan dari KJF Kab. Purworejo, Koordinator POPT
dan Koordinator Penyuluh, Penyuluh se Kecamatan Bruno, POPT Kecamatan
Kemiri-Bruno, Pak Sugiyo, Perangkat Desa Kaliwungu dan anggota Kelompok Tani
Maju Lancar.Program Gernang DPI (Gerakan Penanganan Dampak Perubahan Iklim)
dilakukan dalam rangka mengatasi kebanjiran yang terjadi di beberapa wilayah
yang ada di Kecamatan Bruno, salah satunya di KT. Maju Lancar, Desa Kaliwungu.
Gerakan
Penanganan Dampak Perubahan Iklim dilaksanakan dalam bentuk kegiatan
bersih-bersih saluran irigasi di wilayah KT. Maju Lancar sampai Kenanga Sari.
Maksud dari gerakan tersebut agar air mengalir pada saat terjadi hujan deras
dan banjir dapat mengalir dengan lancar sehingga lahan di sekitar wilayah
Kenanga Sari tidak terjadi genangan yang menyebabkan kerusakan tanaman budidaya.
Di wilayah Desa Kaliwungu adalah daerah yang rendah sehingga rawan sekali
terjadi tanah longsor dan tanah gerak, maka untuk mengantisipasi hal tersebut
agar pelaksanaan gernang dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan secara
swadaya oleh Kelompok Tani dan warga masyarakat sekitar.
Dengan
adanya program Gernang diharapkan sekitar 10 Ha lahan petani KT. Maju
Lancar yang terdampak kebanjiran dapat teratasi sehingga meminimalisir
terjadinya kerusakan tanaman akibat kebanjiran dan tanaman dapat panen dengan
hasil yang memuaskan. Bapak Isnaeni sebagai Sekretaris Desa, menyatakan bahwa
sangat terbantu dengan adanya program Gernang DPI ini, dan berterima kasih atas
segala fasilitas yang di berikan, sehingga harapannya tetap diadakan
program-program dari pemerintah yang sejenis yang sangat membantu para petani
dan warga masyarakat sekitar. (Tim BPP Kecamatan Bruno)






