GENTA ORGANIK – GERAKAN PERTANIAN PRO ORGANIK

By DINPPKP 19 Jun 2023, 08:45:47 WIB Penyuluhan
GENTA ORGANIK – GERAKAN PERTANIAN PRO ORGANIK

GENTA ORGANIK – GERAKAN PERTANIAN PRO ORGANIK

 

Purworejo –Kamis (15/06/2023) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Purworejo melaksanakan kegiatan SL CSA Mendukung Genta Organik Tahun 2023 bertempat di rumah Bapak Heriyanto salah satu anggota Kelompok Tani Sidomukti Kelurahan Tambakrejo. SL ini dihadiri oleh Bapak Lurah Tambakrejo, Bapak Master SIMURP Kabupaten Purworejo, PPL BPP Kecamatan Purworejo, dan seluruh peserta SL C.SA Mendukung Genta Organik Tahun 2023

Genta Organik merupakan suatu gerakan pertanian yang pro organik meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, pembenah tanah dan pestida nabati. Gerakan ini mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah secara mandiri. Gerakan ini tidak berarti meninggalkan penggunaan pupuk anorganik sepenuhnya, melainkan boleh menggunakan pupuk kimia dengan ketentuan tidak berlebihan atau menggunakan konsep pemupukan berimbang.

Anggaran SL CSA Mendukung Genta Organik Tahun 2023 ini berasal dari Program SIMURP Tahun Anggaran 2023. Peserta SL CSA Mendukung Genta Organik Tahun 2023 terdiri dari gabungan perwakilan anggota 5 kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Sidomukti Kelurahan Tambakrejo,  Kelompok Tani Ngudi Rahayu Kelurahan Cangkrep Lor, Kelompok Tani Ngudi Mulyo Desa Brenggong, Kelompok Tani Tani Mulyo Kelurahan Cangkrep Kidul, dan Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Wonoroto. SL ini dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali, pertemuan pertama adalah Sosialisasi Genta Organik. Pertemuan kedua perbanyakan Nitrobacter, pembuatan Biochar dan pembuatan Pupuk Organik Padat. Pertemuan ketiga adalah pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan pembuatan Pestisida Nabati.

Kamis (15/06/2023) merupakan pertemuan ketiga. Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) diantaranya adalah 7 jenis biji-bijian yaitu jagung, beras, kacang hijau, kacang tunggak, kacang tanah, kedelai, pala, bawang merah, air kelapa, dan nitrobacter. Cara pembuatannya adalah dengan menumbuk atau menggiling bahan-bahan keras. Setelah itu masukkan semua bahan keras yang sudah ditumbuk atau digiling tersebut ke dalam tong. Kemudian tambahkan bahan cair ke dalamnya. Proses fermentasi selama 1 (satu) minggu. Setelah 1 (satu) minggu POC dapat digunakan dengan cara disaring. Dosis untuk pengaplikasian adalah 110 cc diencerkan untuk 1 tangki. Aplikasi dapat dilaksanakan seminggu sekali.

Sedangkan pembuatan Pestisida Nabati dengan menggunakan bahan-bahan diantaranya daun mimba, lengkuas, serai, dan sabun colek. Semua bahan ditumbuk kemudian dimasukkan ke dalam tong berisi air dan dibiarkan terendam selama 24 jam.  Keesokan harinya larutan dapat disaring dan diencerkan kembali dengan 60lt air. Larutan tersebut dapat digunakan untuk luasan lahan 1 ha.

Genta Organik sebagai solusi pupuk mahal diluncurkan dengan tujuan menyuburkan tanah, meningkatkan produksi pertanian, mengurangi penggunaan pupuk anorganik, menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan SDA, yang pada akhirnya mendukung terwujudnya Swasembada Pangan Nasional dan Kedaulatan Pangan Nasional.

 

Vita, BPP Kecamatan Purworejo

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung